Polda Kalsel Sosialisasikan Program Prioritas 100 Hari Kerja Kapolri

Media Kalsel, BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar kegiatan Sosialisasi 100 Hari Program Prioritas Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, pasca dilantik oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo.

Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. dihadiri Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel dan Kapolres/Ta Jajaran Polda Kalsel di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Rabu (03/2/2021) pagi.

 

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. menjelaskan sosialisasi ini dilakukan dalam rangka menyelaraskan dan menyamakan persepsi personel jajaran Polda Kalsel agar seluruh kegiatan dapat berpedoman pada program prioritas pimpinan tertinggi di kepolisian yaitu Kapolri.

Selain itu, Kapolda menambahkan, hal ini juga dimaksudkan agar semua anggota paham dan mengetahui apa yang menjadi motto Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. sehingga dapat bersama – sama mendukung kebijakan pimpinan guna dapat terlaksana dengan baik.

“Dalam bertindak dan bertugas, seluruh anggota hendaknya mempedomani motto baik dari pimpinan tertinggi yaitu Kapolri, Kapolda dan Kapolres. Dimana seluruh program yang dijalankan pimpinan kita ini saling berkaitan dan selaras,” kata Kapolda Kalsel.

Tidak hanya itu, Kapolda pun mengharapkan seluruh anggota dapat bekerja sesuai dengan motto Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yaitu Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Selain menyampaikan 4 program, 16 kegiatan dan 8 komitmen Kapolri, dalam arahannya Kapolda Kalsel menyampaikan tentang program 100 hari kerja Kapolri diantaranya :

 

  1. Tingkatkan kesejahteraan personel melalui program perumahan dan kesehatan

  2. Laksanakan sistem point dalam pembinaan karier personel sehingga semua anggota dapat kesempatan dan panggung yang sama sesuai prestasi yang dimiliki

  3. Tingkatkan sinergitas TNI-Polri melalui kegiatan bersama sampai pada level pelaksanaan

  4. Minimalisir komplain masyarakat terkait pelayanan kepolisian

  5. Segera berlakukan layanan kepolisian dengan nomor tunggal 110 yang terkoneksi dengan command center

  6. Layanan publik yang cepat, mudah, dan terukur berbasis teknologi informasi agar segera direalisasikan dalam pelayanan SIM, STNK dan SKCK

  7. Segera persiapkan sarana dan prasarana bagi masyarakat kelompok rentan dan berkebutuhan khusus di tingkat Polres dan Polsek

  8. Maksimalkan rekrutmen proaktif, penambahan kuota pada daerah yang belum ada bhabinkamtibmas dan bakomsus (Teknologi informasi dan Kesehatan)

  9. Transformasi polsek sebagai basis resolusi harus sudah berjalan dan realisasikan bhabinkamtibmas sebagai pusat informasi dan problem solver

  10. Segera bentuk virtual police yang berperan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan media sosial pada ruang siber

  11. Laksanakan perluasan ETLE, bagi wilayah yang belum bisa menerapkan ETLE lakukan proses tilang sesuai prosedur. Tidak ada istilah titip sidang dan awasi pelaksanaannya secara penuh

  12. Terapkan restoratif justice sebagai bentuk penyelesaian perkara untuk menciptakan penegakan hukum yang berkeadilan

  13. Percepat penyelesaian penanganan kasus-kasus yang menjadi perhatian publik

  14. Tingkatkan dan kembangkan program kampung tangguh untuk penanganan covid-19 di seluruh daerah

  15. Lakukan pendampingan pada setiap program pemerintah terkait pemulihan ekonomi nasional.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan Penyerahan Piagam Penghargaan Satker Predikat WBK dan WBBM dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. kepada Dit Reskrimsus Polda Kalsel dan Polres Tapin.

REPORTER : SASI / HUMAS POLDA KALSEL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.