SHOPPING CART

close
Banjarmasin

Polresta Banjarmasin Tindak 82 Pelanggar Lalu Lintas Dalam Operasi Ketupat Intan 2021

Media Kalsel, BANJARMASIN – Polda Kalsel. Dalam Operasi Ketupat Intan 2021 yang berlangsung mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 lalu, Polresta Banjarmasin berhasil menindak sebanyak 82 pelanggar lalu lintas serta secara resmi Operasi Ketupat Intan 2021 berakhir.

Hal itu disampaikan oleh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.M. melalui Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Gustaf Adolf Mamuaya, S.E., S.I.K., M.H., saat menggelar press release hasil Operasi Ketupat Intan 2021 didepan awak media yang berlangsung di halaman Mapolresta, Kamis (20/6/2021) siang.

Penindakan terhadap pengguna knalpot brong atau tidak sesuai standar pabrikan, yang tercantum pada Pasal 285 Ayat 1 dalam Undang-undang (UU) tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca Juga:  Polresta Banjarmasin Lakukan Penyelidikan Kasus Pembunuhan di Belitung Darat dan Diduga Pelaku Berhasil Amankan

Dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup di No. 7 Tahun 2009 tentang ambang batas kebisingan dijelaskan bahwa untuk motor kapasitas 80cc hingga 175cc maksimal 83 Decibel (dB atau satuan keras suara), kemudian untuk motor dengan kapasitas di atas 175 cc maksimal 80 dB.

Kasat Lantas menyampaikan untuk pelanggaran didominasi oleh pengguna sepeda motor yang menggunakan knalpot brong.

“Untuk tahun ini ada sebanyak 82 pelanggaran yang kita berikan sanksi tilang meskipun sebelum Operasi Ketupat Intan 2021 atau pada saat awal bulan ramadhan, Satlantas Polresta Banjarmasin juga sudah menindak 28 pelanggar yang menggunakan knalpot brong,” katanya.

Penindakan tersebut bukan tanpa sebab, ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat atas kebisingan yang timbulkan oleh knalpot brong.

Baca Juga:  BirinMu Rillis Hasil Pilgub Kalsel 2020 Setelah Menangkan Suara di Kabupaten Banjar 

“Mereka yang terjaring selain membayar denda tilang, pemilik wajib mengganti knalpot dengan yang standar dan knalpot brong itu kami sita supaya tidak bisa digunakan lagi,” tandas Kasat Lantas.

Ia juga menjelaskan untuk knalpot brong yang disita dari para pelanggar tersebut nantinya akan dimusnahkan oleh Satlantas Polresta Banjarmasin.

“Kami sita dan musnahkan agar tidak bisa digunakan lagi dan ini termasuk upaya untuk meminimalisir aksi balap liar,” pungkas Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Gustaf Adolf Mamuaya, S.E., S.I.K., M.H.

REPORTER : SASI

Tags:

Media Kalsel

0 thoughts on “Polresta Banjarmasin Tindak 82 Pelanggar Lalu Lintas Dalam Operasi Ketupat Intan 2021

Komentar: