SHOPPING CART

close
Banjarmasin

Keluhkan Lumpur Anak Sungai, PDAM Banjarmasin Tanggapi Warga

Media Kalsel, BANJARMASIN – Masyarakat di sekitar Kelurahan Kebun Bunga mengeluhkan lumpur yang menggenangi anak sungai Kuripan setebal hampir 2 meter yang mengakibatkan dangkalnya aliran anak Sungai sehingga menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu warga sekitar. Hal ini diungkapkan warga kepada beberapa awak media sewaktu mengunjungi tempat yang menjadi keluhan warga tersebut pada hari Senin (19/07) kemarin.

Nawarin, S.H, salah satu tokoh warga di Kelurahan Kebun Bunga mengatakan, warga setempat yang berada di sepanjang anak sungai Kuripan dari RT. 01 sampai dengan RT. 20 mengeluhkan adanya endapan lumpur menyumbat sungai mereka sehingga warga tidak dapat memanfaatkan sungai tersebut untuk keperluan sehari hari.

Baca Juga:  Jaga Kebugaran Tubuh, Polda Kalsel Gelar Senam Sehat

“Ketebalan lumpur kira – kira hampir 2 meter yang menutupi aliran anak sungai sehingga menghalangi air pasang dari luar yang masuk kedalam anak sungai Kuripan ini, akibat genangan lumpur ini apalagi hujan deras air bisa naik sampai kedalam rumah,” ucapnya.

Ia juga menghimbau kepada pihak PDAM Banjarmasin agar mengelola limbahnya betul – betul jangan sampai mengganggu ketentraman masyarakat disekitar.

“Kita berharap mudah-mudahan keluhan ini bisa didengar dengan baik oleh pihak PDAM maupun Walikota maupun anggota DPR dan LSM yang betul-betul berpihak kepada kepentingan masyarakat,” harap Nawarin, S.H.

Senada dikatakan Rohani warga yang bermukim disekitar PDAM Banjarmasin, dulu air dari anak sungai Kuripan ini masih bisa mengalir dan dapat dimanfaatkan untuk membersihkan rumah.

Baca Juga:  Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Kembali Jabat Pj Bupati Kotabaru

“Dahulu warga bisa memanfaat air buat bersih – bersih rumah, sekarang lumpur sudah menggenangi anak sungai ini, kalau hujan deras airnya bisa naik kerumah,” tuturnya.

Sementara itu, pihak PDAM yang diwakili Manager Produksi dan Distribusi, Malino ST., saat ditemui para awak media pada hari Rabu (21/7/2021) pagi menjelaskan, sumber air baku PDAM berasal dari air sungai, karena tingkat kekeruhannya tiap tahun semakin tinggi sehingga pada waktu kekeruhan ekstrim maka pengolahan air harus bertahan dengan kapasitas maksimal yang berakibat daya tampung meluber atau melimpas keluar.

“Kita ada 4 unit mobil tangki penyedot lumpur dengan kapasitas masing – masing 3000 liter atau 3 kubik yang beroperasi 12 jam, selain itu kami tahun depan mengadakan peralatan yang namanya D’conter untuk menjawab luberan atau limpasan lumpur, Insyallah tahun depan tidak ada lagi luberan lumpur atau limpasan tadi, dan perkenankanlah kami mewakili manager PDAM meminta maaf kepada masyarakat sekitar,” kata Malino, ST.

Baca Juga:  Kunjungi Kecamatan Liang Anggang, Dir Pam Obvit Polda Kalsel Cek Pengamanan Kotak Suara Pilkada 2020.

REPORTER : TIM MK.

Tags:

Media Kalsel

0 thoughts on “Keluhkan Lumpur Anak Sungai, PDAM Banjarmasin Tanggapi Warga

Komentar: