BKP Banjarmasin Gelar Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan Trisakti

Media Kalsel, BANJARMASIN –
Untuk mencegah dan menghambat penyelundupan terkait pengamanan (TSL) tumbuhan serta satwa liar keluar kalsel maupun diluar kalsel kita mengacu pada UU (Undang-Undang) No 21 Tahun 2019 karantina hewan dan tumbuhan, dan juga mengacu pada UU (Undang-Undang No 5 tahun 1990 KSBH (Konservasi Sumber Daya Alam,” ucap Sub Koordinator Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Banjarmasin Kelas 1, Lulus Riyanto, S.IP saat menggelar operasi gabungan, Kamis (16/9/2021) malam.

Operasi Gabungan yang digelar oleh BKP ( Badan Karantina Pertanian ) Banjarmasin Kelas 1 bersama KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) dan Kepolisian di Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin pada pukul 23.30 Wita untuk melaksanakan operasi Patuh Karantina terhadap kapal yang baru bersandar serta berlabuh di Banjarmasin.

Operasi tersebut dilakukan guna meningkatkan tingkat kepatuhan pengguna jasa karantina dan meningkatkan sinergisitas antar instansi terkait diwilayah layanan karantina banjarmasin, upaya ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk mencegah masuk dan menyebarkan hama atau penyakit dari pulau jawa ke pulau kalimantan.

Adapun kapal yang diperiksa muatannya adalah kapal Dharma Kartika XI Tri Sakti Banjarmasin, ditemukan susu sapi, susu kambing etawa tanpa lebel serta tidak disertai dokumen lengkap, berisikan 11 Box dengan jumlah kurang lebih 360 botol, untuk saat ini barang tersebut dibawa kekantor BKP (Badan Karantina Banjarmasin) (17/9/2021) malam sekitar jam 00:46 Wita dan apabila dokumen sudah lengkap baru dikembalikan kepada pemilik barang.

Pemiliki barang adalah M. Hanapi Abdi, asal barang dari Surabaya, tujuan pengantaran barang ke Gudang Pasirmas Jl. P. M. Noor RT.40, Kuin Cerucuk, Kec, Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Himbauan Bagi masyarakat yang ingin membawa hewan tumbuhan harus dilengkapi dengan dokomen yang lengkap.

Untuk diketahui, dalam 8 bulan terakhir telah terjadi pelanggaran dalam karantina hewan berupa upaya penyelundupan burung dari Banjarmasin dengan tujuan Surabaya dan ada juga yang berhasil lolos sampai surabaya, namun dapat digagalkan oleh petugas Surabaya,” ujar Lulus Riyanto, SIP.

Dari data 3 Bulan terakhir Pelanggaran ada 3 pelanggaran yang berhasil diamankan yaitu 384 ekor Burung, 2 diamankan di Banjarmasin 1 dari Surabaya,” imbuh Sub Koordinator Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Banjarmasin Lulus Riyanto, SIP.

REPORTER : SASI