BNNP Kalsel Gelar Press Release Akhir Tahun 2021

Media Kalsel, BANJARMASIN – Press Release Akhir Tahun 2021 digelar oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan bertempat di Jl. D.I Panjaitan, Selasa (28/12/2021) pagi.

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan merilis hasil tangkapan dan program yang sudah dijalankan selama tahun 2021.

Jumlah sabu yang diamankan selama tahun 2020 oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 43 kasus dengan barang bukti sabu 3 kilo 200 gram, ineks 34 butir dan mengamankan 93 orang tersangka laki – laki serta 7 orang tersangka perempuan, sementara di tahun 2021 naik drastis, BNNP Kalsel menyita sabu 24 kilo koma 50 gram dan 500 butir ineks serta menangkap 61 orang tersangka laki – laki serta 6 tersangka orang perempuan.

Kepala BNNP Kalsel Drs. Jackson Lapalonga, MSi., mengatakan, kasus dalam penindakan untuk tersangka di tahun 2021 berkurang dari tahun sebelumnya namun jumlah barang bukti sabu yang diamankan naik drastis, berarti pangsa pasar sabu di Kalsel masih tinggi.

“Ini merupakan peringatan (Warning) bagi masyarakat di banua, kedepannya kita melakukan pencegahan melalui pembentukan kampung bersih narkoba dengan melakukan edukasi bahaya narkoba,” ucapnya.

Ia menambahkan, BNNP Kalsel juga sudah melakukan langkah – langkah untuk menekan penyalahguna narkoba melalui pemakai dengan cara merehabilitasi karena secara otomatis pasokan pasar narkoba berkurang.

“Bagaimana kedepannya kita mengupayakan rehabilitasi ini yaitu dengan melakukan bagi penyalahguna atau pemakai narkotika serta keluarganya yang terlibat agar melapor,” jelas Jackson.

Terkait trend penyeludupan jenis sabu yang mendominasi di Kalsel, Jackson berharap di tahun 2022 narkotika jenis sabu maupun ineks dapat diantisipasi kedepannya, agar pemerintah dan masyarakat di Kalsel bisa lebih berhati – hati dalam menjaga dirinya dalam penyalahgunaan narkotika,” pungkas Kepala BNNP Kalsel Drs. Jackson Lapalonga, MSi.

REPORTER : SASI