MediaKalsel, Health – Menjaga kebugaran tubuh selama menjalankan ibadah puasa menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam pemilihan menu sahur dan buka puasa.

Salah satu bahan pangan lokal yang mudah dicari sebagai pilihan sehat adalah jamur tiram (Pleurotus ostreatus).

Selain harganya yang terjangkau, jamur ini menyimpan segudang nutrisi yang krusial bagi tubuh yang sedang berpuasa.

Punya Nutrisi yang Komplet

Berdasarkan data nutrisi, jamur tiram merupakan sumber protein nabati yang sangat baik.

Dalam setiap 100 gramnya, jamur ini mengandung asam amino esensial yang hampir setara dengan protein hewani, namun dengan kadar lemak dan kalori yang sangat rendah.

Tak hanya itu, jamur tiram kaya akan vitamin B kompleks (B2, B3, dan B5) yang berperan vital dalam metabolisme energi.

Kandungan mineral seperti kalium dan zat besi di dalamnya juga membantu menjaga keseimbangan elektrolit dan mencegah anemia selama berpuasa.

Bikin Kenyang Lebih Lama

Salah satu alasan utama jamur tiram direkomendasikan untuk menu sahur adalah kandungan serat pangannya yang tinggi.

Serat membantu memperlambat proses pencernaan, sehingga memberikan efek kenyang yang lebih lama di siang hari.

“Kombinasi serat dan protein dalam jamur tiram sangat efektif untuk menjaga stabilitas energi. Ini membantu mencegah lonjakan gula darah yang drastis, terutama saat berbuka puasa,” mengutip dari WebMD.

Manfaat Kesehatan Jangka Panjang

Selain mendukung aktivitas puasa, konsumsi jamur tiram secara rutin memberikan manfaat kesehatan lainnya:

  1. Imunitas Tubuh: Senyawa beta-glucan dalam jamur tiram dikenal mampu mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.
  2. Kesehatan Jantung: Kandungan statin alami dan serat membantu mengontrol kadar kolesterol jahat (LDL).
  3. Hidrasi Alami: Dengan kadar air mencapai 80-90%, jamur tiram turut membantu pemenuhan asupan cairan tubuh.

Tips Penyajian Sehat

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, para ahli menyarankan pengolahan yang minim minyak. Akan lebih baik lagi tanpa minyak.

Menumis dengan sedikit minyak zaitun, mengolahnya menjadi sup bening, atau dikukus dalam pepes adalah cara terbaik untuk menjaga integritas nutrisinya dibandingkan dengan menggorengnya dengan tepung (deep-fried).