Kreasikan Pangan Lokal, Balangan Sabet Juara 1 Lomba B2SA Kalsel
MediaKalsel, Banjarbaru – Inovasi mengolah pangan lokal mengantarkan Kabupaten Balangan meraih Juara 1 pada Lomba Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Penghargaan tersebut diserahkan langsung di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Rabu (5/8/2026).
Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang bersinergi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalsel.
Ketua TP PKK Kalsel, Fathul Jannah Muhidin, menyampaikan bahwa Lomba B2SA adalah langkah strategis untuk mengedukasi masyarakat. “Ini upaya kita mendorong pemberdayaan masyarakat agar menerapkan pola konsumsi pangan yang beragam dan bergizi, sehingga mereka tetap sehat, aktif, serta produktif,” ujarnya.
Persiapan Matang dan Seleksi Ketat
Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas capaian ini. Terlebih, selain Lomba B2SA, pihaknya juga mengikuti Lomba Mars PKK di hari yang sama.
“Persiapan tim sangat luar biasa karena kami memang menargetkan hasil terbaik. Alhamdulillah, hasilnya sesuai harapan. Namun, saya berpesan agar tim tidak cepat berpuas diri. Masih banyak perlombaan ke depan untuk mengharumkan nama Balangan,” tegas Sri.
Keberhasilan Balangan di tingkat provinsi bukanlah kebetulan. JF Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Balangan, Aisyah, mengungkapkan bahwa tim perwakilan telah melewati saringan ketat di tingkat daerah.
“Perwakilan yang maju ke provinsi ini adalah juara pertama dari lomba tingkat kabupaten yang sebelumnya kami adakan dan diikuti oleh delapan kecamatan,” jelas Aisyah.
Rahasia Kemenangan: Labu, Ubi, dan Pisang
Aisyah membeberkan, kunci kemenangan Balangan terletak pada kreativitas pemanfaatan komoditas lokal. Menu andalan yang disajikan mengkreasikan bahan khas Balangan seperti labu, ubi, dan pisang. Bahan-bahan sederhana ini diolah sedemikian rupa sehingga memukau dewan juri dari segi bentuk, warna, hingga cita rasa.
Karya kuliner pemenang ini diracik oleh TP PKK Kecamatan Awayan yang diwakili oleh TP PKK Desa Putat Basiun.
Ketua TP PKK Desa Putat Basiun, Jasemiasih, mengaku terharu atas kemenangan yang diraih berkat perjuangan tanpa lelah tersebut. Capaian ini sekaligus mengakhiri puasa gelar mereka di ajang yang sama.
“Setelah tiga kali berturut-turut belum berhasil di tingkat provinsi, alhamdulillah tahun ini kami akhirnya bisa menjadi juara pertama. Ke depan, kami akan terus berinovasi dan memperbaiki menu-menu yang akan dilombakan,” pungkasnya bangga.

Tinggalkan Balasan