Penyerahan dokumen Raperda Perubahan APBD Kabupaten Balangan 2026 oleh Sekda kepada Ketua DPRD Balangan, Senin (3/8/2026). Foto: Mc.Balangan
MediaKalsel, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan mengusulkan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 setelah anggaran transfer dari pemerintah pusat berkurang sekitar Rp54 miliar.
Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Balangan, Senin (3/8/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Balangan, Fakhriyanto, mengatakan penyesuaian APBD menjadi langkah yang harus dilakukan untuk menyesuaikan kemampuan fiskal daerah akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
Menurut dia, salah satu penyebabnya ialah pemotongan alokasi dana desa lebih dari Rp50 miliar yang dialihkan untuk pembentukan Koperasi Merah Putih.
“Secara keseluruhan tidak banyak berubah, namun ada pengurangan anggaran karena pemotongan dana desa dari pemerintah pusat lebih dari Rp50 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk pendirian Koperasi Merah Putih,” kata Fakhriyanto.
Ia menjelaskan, tambahan pendapatan dalam perubahan APBD 2026 hanya diproyeksikan berasal dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga belum mampu menutup seluruh kekurangan akibat berkurangnya dana transfer.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah mengevaluasi kembali sejumlah program dan kegiatan. Program yang dinilai belum mendesak akan ditunda, bahkan dibatalkan, agar anggaran difokuskan pada kebutuhan prioritas.
“Kami memilah kembali program yang menjadi prioritas, mana yang dapat ditunda, bahkan dibatalkan, dengan tetap memperhatikan perkembangan dan mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan,” ujarnya.
Meski terjadi penyesuaian anggaran, Fakhriyanto menegaskan arah pembangunan Kabupaten Balangan tetap mengacu pada enam prioritas pembangunan tahun 2026.
Prioritas tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan kehidupan sosial, budaya, serta keagamaan, hingga peningkatan kualitas birokrasi yang inovatif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pemkab Balangan berharap perubahan APBD 2026 tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi daerah, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
MediaKalsel, Tanah Laut — Sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) diproyeksikan pulih…
MediaKalsel, Martapura – Bupati Banjar H Saidi Mansyur menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan,…
MediaKalsel, Martapura – Pemerintah Kabupaten Banjar menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan permintaan liar kepada pengunjung…
MediaKalsel, Banjarbaru – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memusnahkan 172,4 kilogram sabu dan 556…
MediaKalsel, Martapura – Sebanyak 33 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banjar mengikuti pembekalan…
MediaKalsel, Paringin – Pemerintah Kabupaten Balangan menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sebagai momentum…