Dinkes Banjar Siaga Hantavirus Masuk ke Kalimantan. foto: Haris P
MediaKalsel, Martapura – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar meningkatkan kewaspadaan setelah virus yang ditularkan melalui tikus, Hantavirus, terdeteksi masuk ke wilayah Kalimantan Barat (Kalbar). Antisipasi dini dan kesiagaan dilakukan guna memastikan penanganan cepat jika virus tersebut masuk ke Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Banjar menegaskan, hingga saat ini belum ada kasus Hantavirus yang terdeteksi di wilayah Kabupaten Banjar. Kendati demikian, seluruh fasilitas kesehatan telah disiagakan.
“Puskesmas sudah menyiapkan Tim Gerak Cepat (TGC) dengan protokol kesehatan yang sesuai. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura sebagai rumah sakit rujukan juga menyatakan kesiapannya jika ada pasien yang membutuhkan perawatan intensif,” jelas Kabid P2P Dinkes Banjar.
Sebagai langkah konkret epidemiologi, Dinkes Banjar kini menggencarkan surveilans aktif di seluruh puskesmas dan rumah sakit untuk mendeteksi dini gejala yang mengarah pada Hantavirus. Monitoring dan evaluasi terkait surat edaran kewaspadaan juga terus dipantau secara berkala.
Protokol Penanganan Jika Ditemukan Kasus
Jika nantinya ditemukan kasus Hantavirus di Kabupaten Banjar, Dinkes telah menyusun langkah taktis penanganan, di antaranya:
Melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lapangan.
Melaksanakan deteksi dini melalui pelacakan kontak erat.
Memberikan penanganan medis cepat dengan pendekatan mirip tata laksana kasus leptospirosis (termasuk pemberian antibiotik dini jika dicurigai).
Imbauan Pencegahan untuk Masyarakat
Melalui edukasi di media sosial resmi @p2p_dinkesbanjar, masyarakat diimbau untuk memperketat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui langkah-langkah berikut:
Hindari kontak langsung dengan tikus, urine, air liur, maupun kotorannya.
Jangan menyapu kotoran tikus dalam keadaan kering. Gunakan cairan disinfektan terlebih dahulu untuk mencegah virus terbang bersama debu.
Simpan makanan dan minuman dalam wadah yang tertutup rapat agar tidak dijangkau tikus.
Rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas.
MediaKalsel, Martapura– Nilai ganti rugi menjadi salah satu persoalan yang belum disepakati PT Merge Mining…
MediaKalsel, Banjarbaru – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar dalam menghadirkan perencanaan pembangunan berbasis data akurat…
MediaKalsel, Martapura – Lebih dari 90 hari terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla),…
MediaKalsel, Martapura – Sebanyak 21 Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) mendapat bantuan pribadi berupa dana bahan…
MediaKalsel, Martapura – Enam petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengalami sesak napas saat…
MediaKalsel, Banjarbaru - Hingga 14 Oktober 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan…