Banjar, MediaKalsel –Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kalimantan Selatan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Desa Teluk Selong Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Rabu (28/1/2026).

Bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga RT 1 dan RT 4 yang terdampak cukup berat akibat banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan, Habib H. Sayed Jafar Alaydrus, mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Hanura untuk hadir mendampingi masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana.

Menurutnya, kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi bentuk kepedulian nyata partai terhadap warga yang masih berjuang memulihkan kondisi kehidupan mereka.

“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir, sekaligus memberikan dukungan moral agar mereka tetap kuat menghadapi masa pemulihan,” kata Habib Jafar.

Ia menegaskan, proses pemulihan pascabencana membutuhkan perhatian berkelanjutan dan peran bersama, tidak hanya mengandalkan pemerintah daerah, tetapi juga dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Habib Jafar juga mengajak seluruh pihak, termasuk partai politik dan organisasi sosial, untuk ikut berkontribusi membantu warga terdampak, karena sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir artis nasional Roy Marten yang datang sebagai relawan kemanusiaan. Kehadiran aktor senior tersebut memberikan dukungan moral bagi warga yang terdampak banjir.

Roy Marten menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, bahkan meluangkan waktu untuk berbincang dan berfoto bersama warga. Kehadirannya pun disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Selong Ulu, Hery, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Partai Hanura kepada warganya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana, di tengah kondisi sebagian rumah warga yang masih membutuhkan perbaikan akibat banjir.