SASTRA

MIMBAR Akhir November: Menjaga Denyut Kesenian Tanah Laut

Pelaihari, MediaKalselMalam Inspirasi Membaca dan Bercakap Sastra (MIMBAR) kembali hadir untuk para pegiat seni dan pencinta sastra. Memasuki gelaran ketiga, agenda bulanan ini siap menyalakan kembali denyut berkesenian di Bumi Tuntung Pandang.

Kegiatan ini akan dilangsungkan pada Sabtu, 28 November 2025, bertempat di Tanjak Coffee, Pelaihari, lokasi yang sama dengan dua edisi sebelumnya. MIMBAR terbuka lebar tidak hanya untuk seniman lokal, tetapi juga pegiat dari luar daerah dan siapa pun yang ingin berpartisipasi.

Panggung Ekspresi dan Tukar Gagasan

Beragam penampilan menarik akan memeriahkan malam tersebut, mulai dari pembacaan puisi, musikalisasi puisi, petilan naskah drama, hingga seni tutur tradisional bapandung.

Tak hanya itu, MIMBAR juga menyediakan ruang bagi pengunjung untuk naik ke panggung dan berekspresi secara spontan.
Ketua Dewan Kesenian Tanah Laut, Hadani, menjelaskan bahwa MIMBAR memiliki peran yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan.

“Setelah penampilan, biasanya ada sesi bincang-bincang. Tujuannya agar kita bisa saling bertukar pandangan dan memperkaya pengetahuan tentang seni,” ujar Hadani.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar kecil untuk menumbuhkan ekosistem berkesenian di Tanah Laut agar semakin hidup dan berkelanjutan.

“Anggap saja ini langkah awal untuk membangun atmosfer seni yang lebih ramai dan berkelanjutan,” tambahnya.

Membangun Ekosistem dan Jejaring

Hadani mengakui, membangun ekosistem seni yang berkelanjutan bukanlah hal yang mudah. Namun, ia melihat adanya sinyal positif di mana beragam kegiatan seni mulai tumbuh dan semangat berkarya serta berjejaring antar pegiat kian menguat. Ia pun secara khusus mengajak para pegiat seni untuk ikut serta.

“Bagi kawan-kawan pegiat seni, mari bergabung. Kita bersama-sama menjaga agar denyut kesenian di Bumi Tuntung Pandang terus menyala,” ajaknya.

Melalui ruang-ruang kolaboratif seperti MIMBAR, seniman bisa saling belajar dan memperluas jejaring, termasuk dengan pegiat dari luar daerah.

“Lewat ruang-ruang seperti ini, kita bisa saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperluas jejaring. Tidak ada salahnya belajar dari siapa pun. Justru di situlah cara kita tumbuh dan terus berkembang,” tutup Hadani.

Hendra

Share
Published by
Hendra

Recent Posts

Kumpulkan 220 Poin, Martapura Timur Sabet Juara Umum MTQ ke-49 Kabupaten Banjar

MediaKalsel, Martapura - Kafilah tuan rumah Kecamatan Martapura Timur sukses menyabet gelar Juara Umum pada…

12 menit ago

Pasokan Listrik Kalselteng Pulih Bertahap: Transfer Daya Masuk Rabu Malam, PLTU Asam-Asam Rampung 25 Agustus

MediaKalsel, Tanah Laut — Sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) diproyeksikan pulih…

9 jam ago

APBD Balangan Berkurang Rp54 Miliar, Sejumlah Program Ditunda

MediaKalsel, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan mengusulkan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon…

12 jam ago

Panen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan

MediaKalsel, Martapura – Bupati Banjar H Saidi Mansyur menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan,…

13 jam ago

Pemkab Banjar Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Pungli di Taman CBS

MediaKalsel, Martapura – Pemerintah Kabupaten Banjar menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan permintaan liar kepada pengunjung…

17 jam ago

39 Tersangka Dijerat, Polda Kalsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp311 Miliar

MediaKalsel, Banjarbaru – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memusnahkan 172,4 kilogram sabu dan 556…

17 jam ago