Martapura, MediaKalsel – H Agus Maulana Rusli menjadi pendaftar pertama dalam penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar periode 2025–2030.

Ia diprediksi bakal melenggang mulus memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut secara aklamasi, menggantikan ayahnya, H Rusli, yang sudah memimpin tiga periode.

Hal ini diketahui setelah Haji Agus, sapaan akrabnya, menyerahkan berkas pendaftaran di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar, Jalan A Yani Km 39,3, pada hari kedua masa penjaringan, Senin (22/12/2025) pukul 15.15 Wita.

Ketua Tim Penjaringan sekaligus Sekretaris DPD Golkar Banjar, Chairil Anwar, mengungkapkan bahwa Agus datang dengan modal dukungan mayoritas yang nyaris mutlak.

“Dari total sekitar 25 pemilik suara—mulai dari pengurus kecamatan, organisasi sayap, hingga pertimbangan DPD Provinsi—sebanyak 23 suara sudah menyatakan dukungan kepada beliau,” ungkap Chairil usai menerima berkas pendaftaran.

Peluang Calon Tunggal

Chairil menjelaskan, mekanisme penjaringan mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Nomor 02 Partai Golkar Tahun 2005. Syarat utama pencalonan adalah mengantongi dukungan minimal 30 persen dari pemilik suara.

Dengan sisa suara yang ada, Chairil menilai peluang munculnya kompetitor sangat kecil.

“Secara kalkulasi, hampir tidak mungkin ada calon lain yang bisa memenuhi syarat dukungan minimal tersebut. Karena itu, besar kemungkinan Musyawarah Daerah (Musda) nanti akan menetapkan ketua secara aklamasi,” tegasnya.

Hingga Senin sore, Agus Maulana tercatat sebagai satu-satunya figur yang mendaftar sejak penjaringan dibuka pada Minggu (21/12/2025). Masa pendaftaran sendiri akan ditutup pada Selasa (23/12/2025), dilanjutkan verifikasi berkas sebelum dibawa ke Musda pada 24 Desember 2025.

Target Dongkrak Kursi Legislatif

Sementara itu, H Agus Maulana menyatakan kesiapannya memimpin Golkar Banjar jika diberi amanah. Ia mematok target tinggi untuk pemilihan umum mendatang, yakni mendongkrak perolehan kursi legislatif secara signifikan.

“Kalau terpilih tentu saya siap. Fokus utama adalah perbaikan dan peningkatan suara. Saat ini Golkar memiliki delapan kursi, ke depan kami targetkan naik menjadi 13 atau bahkan 14 kursi legislatif,” ujar Haji Agus optimistis.