HUKUM & PERISTIWA

Pembunuhan di Kalsel Terjadi Tiap Bulan, Januari-Juni 26 Kasus, Ini Sebabnya

MediaKalsel, Banjarbaru – Kasus pembunuhan masih menjadi perhatian di Kalimantan Selatan (Kalsel). Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalsel mencatat 26 kasus pembunuhan atau rata-rata lebih dari empat kasus setiap bulan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kalsel, Kombes Pol Frido Situmorang, mengatakan seluruh kasus tersebut berhasil diungkap dengan menetapkan 32 tersangka.

“Rata-rata kasus pembunuhan terjadi karena mabuk, berkelahi, selisih paham, dan persoalan pribadi. Hampir setiap bulan ada kasus pembunuhan,” ujar Frido, dalam konferensi pers pengungkapan kriminal selama satu semester pertama di Lobby Ditreskrimum Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (29/6/2026).

1. Kasus Pembunuhan yang Menonjol

Reka adegan ulang dua pelaku pembunuhan ustazah Hasanah, di Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru. Foto: Hendra Lianor/MediaKalsel

    Beberapa kasus yang menjadi perhatian publik tahun ini di antaranya pembunuhan terhadap seorang ustazah di Banjarbaru serta kasus pembunuhan di Jalan Belitung, Gang Masurai, Kelurahan Kuin Cerucuk, Banjarmasin Barat.

    “Kasus pembunuhan seorang ustazah di Banjarbaru, kini telah dinyatakan lengkap (P21). Penyidik akan melimpahkan berkas perkara, tersangka, dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk segera disidangkan,” ujar Kombes Pol Frido.

    Sementara untuk kasus kedua, pelarian pelaku pembunuhan di Jalan Belitung Gang Masurai, Banjarmasin, akhirnya berakhir. Setelah buron hampir empat bulan, tersangka ditangkap oleh tim gabungan Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, dan Polda Kalteng pada Kamis (25/6) dini hari.

    “Keberhasilan mengungkap seluruh kasus ini merupakan bentuk komitmen Polda Kalsel dalam menindak tegas kriminalitas yang meresahkan masyarakat,” kata Frido.

    2. Polda Kalsel Tangani 153 Kasus, 211 Tersangka Diamankan

    Barang bukti kriminal diperlihatkan dalam konferensi pers pengungkapan kriminal selama satu semester pertama di Lobby Ditreskrimum Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (29/6/2026). Foto: istimewa

      Secara keseluruhan, Ditreskrimum Polda Kalsel menangani berbagai tindak pidana sepanjang Januari hingga Juni 2026. Dalam periode tersebut, polisi menerima 153 laporan polisi (LP) dan menetapkan 211 tersangka. Rinciannya, 204 laki-laki dan tujuh perempuan. Tiga di antaranya masih berstatus anak dan ditangani di wilayah hukum Polresta Banjarmasin serta Polres Banjar.

      “Sejak Januari hingga Juni 2026, kami telah menangkap, menahan, dan memproses 211 tersangka. Kami berkomitmen terus menindak berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat,” kata Frido.

      Selain pembunuhan, kasus yang berhasil diungkap meliputi begal, pencurian, hingga premanisme. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, sepeda motor, uang tunai, dan dokumen kendaraan.

      3. Premanisme di SPBU Masih Ditemukan

      Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Frido Situmorang. Foto: istimewa

        Polda Kalsel juga terus menindak praktik premanisme, khususnya di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

        Modus yang ditemukan yakni meminta uang Rp10 ribu hingga Rp20 ribu kepada pengendara yang mengantre BBM dengan iming-iming diprioritaskan mendapatkan giliran mengisi bahan bakar.

        Menurut Frido, praktik tersebut menjadi salah satu fokus penindakan karena merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban.

        4. Polisi Minta Warga Aktif Melapor

        Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi. Foto: istimewa

          Pada kesempatan itu, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan tindak pidana maupun aksi premanisme melalui layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis.

          Ia memastikan identitas pelapor akan dirahasiakan dan setiap laporan segera ditindaklanjuti oleh petugas.

          “Tim Jatanras Polda Kalsel siap turun ke lapangan. Tanpa bantuan dan informasi dari masyarakat, kami akan kesulitan mengungkap kasus. Karena itu kami sangat membutuhkan laporan dari masyarakat,” tutup Adam.

          Hendra

          Recent Posts

          Argentina Vs Benin: Panggung Terakhir Lionel Messi Bersama Albiceleste, Berikut Rekor La Pulga

          Sport, MediaKalsel.com — Pertandingan Argentina melawan Benin dalam laga persahabatan internasional lebih dari sekadar duel…

          24 jam ago

          Temui Ditintelkam Polda Kalsel, Sukrowardi Suarakan Isu Karhutla dan Pelayanan Publik

          MediaKalsel, Banjarmasin – Ketua LSM Olah Tajuk Banjar sekaligus kader DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin,…

          1 hari ago

          K-Gibran Kalsel Serahkan Mandat Untuk 13 DPD

          Banjarbaru- Struktur organisasi Kami Anak Muda Indonesia Gigih dan Berani (K-Gibran) di Kalimantan Selatan mulai…

          2 hari ago

          Kasus KM Virgo Tenggelam: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, Terungkap Kapal Over Kapasitas

          MediaKalsel, Banjarmasin – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus…

          3 hari ago

          Pemkab Banjar Gelar Pisah Sambut Ketua PN Martapura dari Fazrinnoor ke Rais Torodji

          MediaKalsel, Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar acara pisah sambut Ketua Pengadilan Negeri (PN)…

          3 hari ago

          Pemkab Banjar Luncurkan Inovasi Digital Papuyu Smart

          MediaKalsel, Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar resmi meluncurkan inovasi berbasis digital Papuyu Smart guna…

          4 hari ago