Mediakalsel. com

Pada tanggal 17 Januari 2025, bertempat di sekolah SMP & SMA Kristen Banjarmasin yang dikelola oleh YPK MS GKE berserta seluruh sekolah kristen di Indonesia, yang berada dibawah naungan Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia, merayakan Hari Sekolah Kristen Indonesia.

Sebelum memulai doa bersama, semua murid, guru dan Pengurus Yayasan menyaksikan video, dimana
Ketua Umum MPK Indonesia, Handi Irawan D, menyampaikan 3 latar belakang tujuan diluncurkannya hari sekolah kristen Indonesia (HSKI).
Yang pertama adalah untuk mengenang Cornelis Senen. Dia adalah seorang yang memiliki komitmen dan keyakinan bahwa pendidikan yang berkualitas sangat penting bagi generasi mendatang. Sehingga pada tahun 1635 dia mendirikan sekolah kristen pertama di Batavia (Jawa, Indonesia).

Tujuan kedua perayaan HSKI, adalah untuk mengenang dan mengingat kembali bahwa sahabat-sahabat insani kristiani di Indonesia bagian Timur, dulu pernah membantu sekolah di Batavia (Jawa) melalui Cornelis Senen. Karena dulu Maluku adalah daerah yang sangat kaya, penghasil rempah-rempah.

Tujuan ketiga, melalui perayaan HSKI, Majelis Pendidikan Kristen (MPK), mempunyai jaringan sehati, sepikiran dan panggilan untuk melayani amanat Agung melalui sekolah semakin diperkuat.

Selanjutnya, Handi Irawan mengajak rekan-rekan di berbagai gereja, baik hamba Tuhan maupun majelis, Pengurus sekolah kristen, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru-guru dan staf serta murid-murid sekolah kristen di Indonesia untuk bersama-sama merayakan hari sekolah kristen Indonesia (HSKI).

Perayaan dilakukan serentak diseluruh Indonesia, pada tanggal 17 Januari 2025 melalui doa bersama pada jam 07.00 WIB, 08.00 WITA, atau 09.00 WIT. Doa dipanjatkan oleh 7 orang selama 7 menit menggunakan 7 Pokok Doa.

Usai acara Doa Bersama, Pengurus MPK Wilayah Kalsel, John Feser, menjelaskan kepada awak media kalsel, bahwa peringatan HSKI tanggal 17 Januari 2025 ini adalah yang kedua. Tahun lalu kita juga pernah mengadakan doa seperti ini. Perayaan HSKI juga menjadi momentum bagi semua pendidik, murid dan pengurus yayasan pendidikan kristen untuk bisa bersatu hati melayani melalui dunia pendidikan.

Bernadete, kepala sekolah SMP, menambahkan melalui doa bersama ini sekolah akan lebih baik, dimana murid-muridnya berakar, bertumbuh dan berbuah dalam Kristus. Selanjutnya Marce Diana, kepala sekolah SMA, menambahkan, bahwa acara semacam ini patut kita apresiasi karena dengan hari khusus semacam ini maka terbangun rasa kebersamaan antar sekolah kristen yang tidak hanya yang ada di Banjarmasin tetapi seluruh Indonesia, secara bersama kita mendoakan dan mengingat tantangan dan pergumulan sekolah kristen yang ada di Indonesia.

Sebagai murid di sekolah kristen, Ruth Alisia menyampaikan pendapatnya, melalui doa bersama ini, semakin mendorong saya untuk bertumbuh dan berkarya lebih baik dimasa mendatang. Berikut, Devita menambahkan, saya merasa lebih bersemangat untuk menjalin hubungan, dan saling memperhatikan antara satu sama lain.

@ernki

By admin