HUKUM & PERISTIWA

Taman CBS Martapura Kembali Berdarah: Tiga Pelaku Ternyata Residivis, Polisi Ungkap Motifnya Soal Parkir

MediaKalsel, Martapura – Baru tiga pekan setelah peristiwa penusukan sesama tukang parkir di Taman CBS Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kejadian serupa kembali terjadi pada Kamis (20/8/2026) tadi malam. Kali ini pengeroyokan tiga versus satu orang korban.

Polsek Martapura bersama Resmob Polres Banjar berhasil meringkus para tersangka satu per satu dari pukul 23.00 sampai 02.00 tadi malam.

Akibat kejadian itu, korban Halilurrahman (43), warga Teluk Selong, Kecamatan Martapura Barat, mengalami luka tusuk pada perut sebelah kiri dan kaki kiri, hingga harus dirawat intensif di RSUD Ratu Zalecha Martapura.

Tiga Tersangka Residivis Penganiayaan

Mirisnya, berdasarkan data dari kepolisian, ketiga tersangka merupakan mantan narapidana atau residivis kasus penganiayaan.

Para tersangka adalah Aditya (32), warga Desa Jawa Laut, Martapura, residivis penganiayaan tahun 2023 di Banjarbaru. Kemudian Syaidi (30), masih satu kampung dengan Aditya, residivis dua perkara penganiayaan di Martapura tahun 2023 dan 2024.

Tersangka terakhir, Supian (31), warga Kelurahan Keraton, Martapura, juga residivis kasus penganiayaan di Martapura tahun 2024.

“Setelah kami melakukan olah TKP dan penyelidikan, dua orang tersangka berinisial S dan SP diamankan, sedangkan tersangka A diserahkan oleh keluarganya,” ujar Kapolsek Martapura, Iptu Aulya Safi’i, kepada wartawan, Jumat (21/8/2026).

Kronologi dan Motif

Soal kronologi kejadian, Iptu Safi’i menjelaskan berawal dari cekcok mulut antara korban H dengan tersangka S dan SP hingga terjadi pengeroyokan.

“Kemudian, tersangka A yang melihat temannya berkelahi turut menyerang korban menggunakan sajam jenis pisau, sehingga korban mengalami luka-luka,” jelas Kapolsek Martapura.

Setelah itu, masyarakat sekitar melerai dan para tersangka langsung melarikan diri.

“Adapun motifnya, masih sama seperti (kejadian penusukan) sebelumnya, yaitu rebutan lahan parkir,” tutur Kapolsek.

Adapaun dari keterangan saksi mata di lokasi kejadian, ketiga tersangka datang diduga dalam kondisi mabuk memalak para pedagang dan penyedia mainan anak-anak.

“Meminta duit Rp10 saya kasih, terus minta rokok saya kasih juga. Saya bilang jangan ngamuk-ngamuk di sini,” ujar salah seorang pedagang yang takut namanya disebutkan.

“Setelah saya beri, tidak lama mengamuk di sana pakai lading (pisau),” sambungnya kepada mediakalsel.com.

Terancam 7 Tahun Penjara

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan Pasal 262 ayat (2) KUHP tentang kekerasan di muka umum yang mengakibatkan luka-luka.

“Ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” pungkas Kapolsek Martapura.

Hendra

Recent Posts

Argentina Vs Benin: Panggung Terakhir Lionel Messi Bersama Albiceleste, Berikut Rekor La Pulga

Sport, MediaKalsel.com — Pertandingan Argentina melawan Benin dalam laga persahabatan internasional lebih dari sekadar duel…

1 hari ago

Temui Ditintelkam Polda Kalsel, Sukrowardi Suarakan Isu Karhutla dan Pelayanan Publik

MediaKalsel, Banjarmasin – Ketua LSM Olah Tajuk Banjar sekaligus kader DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin,…

1 hari ago

K-Gibran Kalsel Serahkan Mandat Untuk 13 DPD

Banjarbaru- Struktur organisasi Kami Anak Muda Indonesia Gigih dan Berani (K-Gibran) di Kalimantan Selatan mulai…

2 hari ago

Kasus KM Virgo Tenggelam: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, Terungkap Kapal Over Kapasitas

MediaKalsel, Banjarmasin – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus…

3 hari ago

Pemkab Banjar Gelar Pisah Sambut Ketua PN Martapura dari Fazrinnoor ke Rais Torodji

MediaKalsel, Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar acara pisah sambut Ketua Pengadilan Negeri (PN)…

3 hari ago

Pemkab Banjar Luncurkan Inovasi Digital Papuyu Smart

MediaKalsel, Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar resmi meluncurkan inovasi berbasis digital Papuyu Smart guna…

4 hari ago