UTAMA

DPRKPLH Banjar: 381 Kawasan Perumahan Belum Laporkan PSU, Banyak Ditinggalkan Developer

MediaKalsel, Martapura – 381 Laporan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) perumahan di Kabupaten Banjar belum diserahkan ke pemerintah daerah. Ternyata, diantara perumahan tersebut terlantar hingga developernya kabur.

Kepala Bidang Perumahan DPRKPLH Banjar, Ahmad Rizqon mengatakan, masih banyak pengembang yang belum menuntaskan kewajiban penyerahan PSU, baik karena persoalan administrasi maupun kondisi usaha yang sudah tidak berjalan.

“Dari total 547 perumahan, sebanyak 166 PSU sudah diserahkan. Sisanya masih dalam proses, ada yang masih memiliki pengembang dan ada juga yang sudah terlantar,” kata Rizqon, Rabu (29/4/2026).

Rizqon merincikan, 261 perumahan masih berada dalam tanggung jawab pengembang, sedangkan 286 lainnya sudah ditinggalkan.

Selain itu, sekitar 34 kawasan perumahan juga telah mengajukan permohonan verifikasi PSU, namun masih terkendala sejumlah persoalan teknis dan administrasi.

Kepala Bidang Perumahan DPRKPLH Banjar, Ahmad Rizqon.

Menurutnya, untuk perumahan yang pengembangnya sudah tidak aktif, warga dapat mengusulkan penyerahan laporan PSU secara mandiri dengan melengkapi persyaratan administrasi.

“Perumahan yang pengembangnya tidak aktif bisa diusulkan oleh warga untuk penyerahan PSU. Nanti pemda akan bantu membangunkannya,” rincinya.

Ia menambahkan, hambatan yang kerap ditemukan di antaranya kekurangan dokumen sertifikat, perbedaan luasan antara sertifikat dengan masterplan, hingga belum adanya pelepasan hak dari pengembang kepada pemerintah daerah.

“Kendala lain juga pada pembangunan yang belum selesai. Misalnya, pengembang menargetkan 100 unit, tapi yang terbangun atau terjual baru 80 unit. Ini tentu belum bisa diajukan sepenuhnya,” tambahnya.

Rizqon juga menilai, kondisi tersebut cukup umum terjadi, baik pada perumahan komersial, subsidi, maupun campuran.

Kemudian pihak mereka terus mendorong para pengembang agar segera menyelesaikan kewajiban penyerahan PSU. Hal itu penting agar status infrastruktur seperti jalan lingkungan, drainase, dan fasilitas umum lainnya menjadi jelas sehingga dapat ditangani pemerintah daerah.

“Kalau PSU belum diserahkan, maka penanganan infrastruktur tidak bisa maksimal. Karena itu kami terus mendorong pengembang agar segera memenuhi kewajibannya,” ujarnya.

Pengawasan terhadap proses penyerahan PSU juga melibatkan pihak kejaksaan melalui satuan tugas (satgas) guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Dari kejaksaan masih terus melakukan pengawasan melalui satgas, supaya proses ini berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.

DPRKPLH Banjar pun mengimbau seluruh pengembang, baik perumahan komersial, subsidi, maupun campuran, agar segera menuntaskan penyerahan PSU demi kepastian hukum dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman bagi warga.

Haris Pranata

Seorang pria yang memiliki mimpi menjadi penulis.

Recent Posts

Data Panen Ikan di Kabupaten Banjar Paruh Pertama 2026

MediaKalsel, Banjar - Panen berbagai jenis ikan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan tetap meningkat walau…

1 jam ago

Pelantikan Pengurus KONI Banjar 2026-2030, Irwan Bora Targetkan Tembus Lima Besar Porprov

MediaKalsel, Martapura – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar masa bakti 2026–2030 resmi…

1 minggu ago

Perdana, Hotel Aeris Banjarbaru Gelar Turnamen Tinju

MediaKalsel, Banjarbaru - Manajemen Hotel Aeris Banjarbaru dengan bangga mengumumkan turnamen tinju bertajuk Aeris Boxing:…

1 minggu ago

Hukum Memancing di Lahan Orang Lain Tanpa Izin dalam Perspektif Fikih Islam

MediaKalsel, Religi — Memancing sering kali dianggap sebagai sekadar hobi atau aktivitas rekreasi pengisi waktu…

1 minggu ago

BPS Banjarbaru Latih 135 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Gelombang Pertama

MediaKalsel, Banjarbaru – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru secara resmi membuka Pelatihan Petugas Pendataan…

2 minggu ago

Dolar Tembus Rp18 Ribu, Prof Yunani: Eksportir Untung, Beban bagi Rakyat Menengah Bawah

MediaKalsel, Banjarmasin - Lonjakan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang menembus angka Rp18.040 pada Kamis…

2 minggu ago