HUMANIORA

Festival Bacatuk Dauh 2026 Kembali Digelar

Martapura, MediaKalsel – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kembali menyelenggarakan Festival Bacatuk Dauh 2026. Agenda tahunan yang menjadi ikon budaya di “Serambi Mekkah” ini resmi dimulai pada Selasa (10/2/2026) di Martapura.

Kepala Disbudporapar Banjar, Irwan Jaya mengatakan, mereka mengapresiasi para peserta festival karena tetap menyiarkan suasana menuju bulan Ramadhan.

“Terima kasih atas semua peserta karena tetap ikut Festival Bacatuk Dauh kali ini. Semoga dengan ini kami bisa melestarikan kebudayaan Banjar bernuansa islami,” kata Irwan Jaya.

Lebih lanjut, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Banjar, Muhammad Syahid, menjelaskan bahwa festival ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjaga, mengembangkan, dan memanfaatkan objek pemajuan kebudayaan lokal.

“Festival Bacatuk Dauh adalah upaya kami memastikan kelestarian tradisi Banjar yang religius. Ini sudah menjadi program rutin untuk menjaga identitas daerah,” kata Syahid.

Pionir Pelestarian Budaya di Kalimantan Selatan

Sejak pertama kali dihelat pada 2018, Kabupaten Banjar mengukuhkan diri sebagai pionir atau pencetus festival seni memukul bedug ini di Kalimantan Selatan. Keberhasilan acara ini bahkan telah menginspirasi kabupaten dan kota lain untuk menggelar kegiatan serupa.

Namun, Syahid mengungkapkan adanya penurunan jumlah peserta pada tahun ini. Jika tahun sebelumnya tercatat 29 grup, tahun 2026 ini hanya diikuti oleh 21 peserta.

“Penurunan ini kemungkinan karena banyak grup yang sedang melakukan peremajaan anggota, sehingga belum siap tampil. Meski begitu, secara kualitas teknik dan estetika, peserta tahun ini tetap sangat kompetitif,” ungkapnya.

Sistem Seleksi dan Jadwal Final

Babak penyisihan akan berlangsung selama dua hari untuk menyaring peserta menjadi 9 finalis utama. Terkait jadwal babak final, pihak panitia masih menunggu koordinasi dengan pimpinan daerah.

Ada dua opsi waktu yang diusulkan untuk malam puncak, yaitu malam pertengahan Ramadan atau Malam ke-21 Ramadan (Malam Selikur).

Sembilan finalis terpilih nantinya akan memperebutkan berbagai kategori juara, mulai dari Juara I hingga III, Harapan I hingga III, kategori Terfavorit, Busana Terbaik, hingga penghargaan khusus bagi Pelestari Budaya.

Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Agar memotivasi para seniman muda, Pemkab Banjar telah menyiapkan piala, piagam, serta uang pembinaan dengan total nilai puluhan juta rupiah. Berikut adalah rincian hadiah bagi para pemenang:

Kategori Juara dan Nilai Hadiah

Juara I penghargaan beserta Uang Pembinaan Rp13.000.000

Juara II beserta Uang Pembinaan Rp10.000.000

Juara III Uang Pembinaan Rp8.000.000

Harapan I, II, III secara berurutan yaitu Rp7 Juta, Rp6 Juta, & Rp5 Juta

Kemudian Favorit, Pelestari, Busana Terbaik sebanyak Rp4.000.000 (per kategori)

Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mencintai seni tradisional yang bernapaskan nilai-nilai islami.

Haris Pranata

Seorang pria yang memiliki mimpi menjadi penulis.

Recent Posts

Melihat Hasil Program Pertanian Kabupaten Banjar: Tiga Tahun Panen Padi Meroket

MediaKalsel, Martapura – Ketahanan pangan menjadi salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Di Kabupaten Banjar,…

1 hari ago

Polisi Sebut Kabut Asap Tebal Salah Satu Faktor Tabrakan Truk Angkutan Motor

MediaKalsel, Martapura - Truk mengangkut puluhan sepeda motor Honda bertabrakan dan terbalik di Jalan Gubernur…

1 hari ago

Tiga Alasan Pengacara PT AGM Kecewa Tuntutan Ringan Para Terdakwa Pemalsuan Surat Tanah

MediaKalsel, Kandangan — Kuasa hukum PT Antang Gunung Meratus (AGM), Ardian Pratomo, mengaku kecewa dengan…

2 hari ago

Jaksa Tuntut Hukuman Ringan Tiga Terdakwa Pemalsuan Surat Tanah di HSS

MediaKalsel, Kandangan - Tiga terdakwa kasus pemalsuan surat tanah di Desa Padang Batung, Kecamatan Padang…

2 hari ago

APBD Perubahan Kabupaten Banjar 2026 Naik 13 Persen, Diproyeksikan Rp3,14 Triliun

MediaKalsel, Martapura – Bupati Banjar H Saidi Mansyur menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan…

2 hari ago

WALHI: Kalsel Belum Merdeka dari Asap dan Krisis Iklim

MediaKalsel, Banjarbaru — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kalimantan Selatan menyoroti tingginya sebaran titik panas…

3 hari ago