NASIONAL

Karhutla di Kalsel Hanguskan 27.203 Hektare, Terbanyak di Kabupaten Banjar

Oleh Hendra — 15 Oktober 2026, 13:27

MediaKalsel, Banjarbaru – Hingga 14 Oktober 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah menghanguskan seluas 27.202,97 hektare lahan. Kabupaten Banjar menjadi paling banyak jumlah kejadian dan paling luas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat total 4.926 kejadian karhutla selama periode itu. Sebanyak 1.116 kejadian terjadi di Kabupaten Banjar dengan luas terdampak mencapai 7.054,12 hektare.

Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra menyampaikan, data tersebut merupakan hasil pemantauan dan rekapitulasi kejadian karhutla di seluruh kabupaten dan kota hingga 14 Oktober 2026.

Setelah Kabupaten Banjar, jumlah kejadian terbanyak tercatat di Kota Banjarbaru, yakni 919 kejadian dengan luas terdampak 3.343,03 hektare. Berikutnya, Kabupaten Tanah Laut mencatat 731 kejadian dengan luas terdampak 3.551,98 hektare.

Sementara itu, Kabupaten Hulu Sungai Selatan mencatat 556 kejadian. Meski jumlah kejadiannya lebih rendah dibandingkan Banjarbaru dan Tanah Laut, luas lahan terdampak di wilayah ini mencapai 4.209,05 hektare, tertinggi kedua setelah Kabupaten Banjar.

Sebaran Karhutla di 13 Kabupaten dan Kota

Berikut rincian kejadian dan luas lahan terdampak berdasarkan rekapitulasi BPBD Kalsel:

Pemantauan Satelit Mencatat 44.741 Titik Panas

Selain rekapitulasi kejadian karhutla, pemantauan satelit mencatat 44.741 titik panas atau hotspot. Data tersebut bersumber dari SIPONGI Kementerian Kehutanan dengan dukungan citra satelit NASA-MODIS, NASA-SNPP, dan NASA-NOAA20.

BPBD Kalsel menggunakan data kejadian, luas lahan terdampak, dan sebaran titik panas sebagai bahan evaluasi perkembangan karhutla. Pemutakhiran data juga menjadi dasar koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta instansi terkait untuk mendukung penanganan di lapangan.

BPBD Kalsel mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan segera melaporkan indikasi kebakaran kepada petugas atau instansi terkait.