HUKUM & PERISTIWA

Karhutla Kalsel Capai 2.332 Kejadian, 12 Ribu Hektare Lebih Lahan Terbakar

MediaKalsel, Banjarbaru — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat sebanyak 2.332 kejadian karhutla melahap lahan seluas 12.339,74 hektare dalam periode 1 Januari hingga 1 September 2026.

Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengungkapkan bahwa angka tersebut diperoleh dari hasil pemantauan harian seluruh wilayah kabupaten/kota di Kalsel.

“Data ini menjadi bagian dari pemantauan harian dalam upaya pengendalian karhutla di Kalimantan Selatan. Perkembangan kejadian dan titik panas terus dipantau sebagai dasar penanganan di lapangan,” kata Ronny di Banjarbaru.

Satelit Deteksi 17.093 Titik Hotspot di Kalsel

Titik kebakaran dipantau dari Google Maps, Rabu (2/9/2026).

Selain ribuan kejadian kebakaran, sistem pemantauan SIPONGI Kementerian Kehutanan yang terhubung dengan satelit NASA-MODIS, NASA-SNPP, dan NASA-NOAA20 mendeteksi akumulasi 17.093 titik panas (hotspot) di wilayah Kalsel.

Menurut Ronny, data hotspot ini menjadi instrumen vital dalam memetakan area rawan dan menentukan prioritas pemadaman oleh personel gabungan.

“Pengendalian karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. Pemantauan data, kesiapsiagaan personel, dan respons cepat di lapangan menjadi bagian penting dalam menekan dampak kebakaran,” tegasnya.

Sebaran Daerah Terdampak Karhutla di Kalsel

Berdasarkan data resmi BPBD Kalsel, Kota Banjarbaru mencatat jumlah kejadian kebakaran tertinggi, yakni 474 kejadian. Namun dari sisi luas lahan terbakar, Kabupaten Banjar menjadi yang terluas dengan capaian 2.737,51 hektare.

Berikut rekapitulasi sebaran karhutla di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan:

Data BPBD Kalsel, Rabu (2/9/2026).

BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra. Foto: MC Kalsel

Menghadapi tingginya potensi karhutla, BPBD Kalsel mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci utama memutus rantai bencana asap tahunan.

Pihaknya bersama Satgas Karhutla daerah terus bersiaga penuh di wilayah-wilayah yang memiliki konsentrasi titik panas tinggi guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Hendra

Recent Posts

Lebih dari 90 Hari Tangani Karhutla, Relawan di Banjar Jalani Pemeriksaan Kesehatan

MediaKalsel, Martapura – Lebih dari 90 hari terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla),…

2 hari ago

Puluhan BPK Terima Bantuan BBM Pribadi Bupati Banjar, Relawan Minta Dukungan Kesehatan

MediaKalsel, Martapura – Sebanyak 21 Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) mendapat bantuan pribadi berupa dana bahan…

2 hari ago

Enam Relawan Karhutla Sesak Napas, Bupati Banjar Pastikan Penanganan Kesehatan Gratis

MediaKalsel, Martapura – Enam petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengalami sesak napas saat…

3 hari ago

Karhutla di Kalsel Hanguskan 27.203 Hektare, Terbanyak di Kabupaten Banjar

MediaKalsel, Banjarbaru - Hingga 14 Oktober 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan…

5 hari ago

Putri Nida Ulhusna Raih 12 Medali Renang di Kejurprov Kalsel 2026

MediaKalsel, Martapura – Putri Nida Ulhusna, pelajar SMPN 2 Martapura, Kabupaten Banjar, meraih 12 medali…

7 hari ago

Karhutla di Kabupaten Banjar Hanguskan 6.300 Hektare Lahan, Pemkab Siapkan 150 Personel

MediaKalsel, Martapura – Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mencapai…

1 minggu ago