MediaKalsel, Martapura – Kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M di Kabupaten Banjar menunjukkan progres signifikan.

Tahun ini, Kabupaten Banjar mendapat tambahan kuota yang cukup besar, mencapai 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut terungkap dalam audiensi jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Banjar bersama Bupati Banjar di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Jumat (10/4/2026) pagi.

Peningkatan Kuota dan Masa Tunggu

Kepala Kemenhaj Kabupaten Banjar, H. Erfan Maulana, melaporkan bahwa total jemaah yang akan berangkat tahun ini berjumlah 671 orang, meningat dari angka 462 jemaah pada 2025.

Di sisi lain, animo masyarakat tetap tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 18.017 orang, yang memicu rata-rata masa tunggu (waiting list) hingga 30 tahun.

“Seluruh tahapan persiapan terus kami matangkan. Mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga kesiapan petugas kloter, semuanya berjalan sesuai jalur,” tegas H Erfan didampingi Kasi Bina Haji, H. Akhmad Nisfuwani.

Teknis Keberangkatan dan Tim Medis

Secara operasional, jemaah Kabupaten Banjar akan terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Pemberangkatan dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai akhir April hingga pertengahan Mei 2026.

Untuk menjamin kenyamanan ibadah, Kemenhaj Banjar telah menunjuk tim tangguh: Ketua Kloter: M. Halil. Pembimbing Ibadah: Abdul Gani. Tim Medis: dr. Nia Indah Yuniarti didampingi perawat Suriadi dan Masruroh. Petugas Haji Daerah (PHD): Deni Apriani (Kesehatan) dan Moryati Asmahanie (Umum).

Fokus pada Jemaah Lansia dan “Istitha’ah”

Tantangan utama tahun ini adalah dominasi jemaah berusia 41 hingga 70 tahun. Mengantisipasi hal tersebut, Kemenhaj Banjar menerapkan strategi pemantauan kesehatan mandiri dan pendampingan khusus bagi jemaah risiko tinggi (risti).

Berdasarkan data pemeriksaan kesehatan: 205 jemaah dinyatakan sehat total. 457 jemaah memenuhi syarat dengan pendampingan, dan 1 orang dinyatakan belum memenuhi syarat kesehatan.

Sementara itu, dari sektor administrasi, kesiapan dokumen telah mencapai 100 persen, termasuk pengumpulan paspor, penyelesaian bio-visa, serta validasi aktif kepesertaan BPJS Kesehatan.

Atensi Bupati: Pelayanan Harus Optimal

Bupati Banjar H Saidi Mansyur memberikan apresiasi tinggi atas kerja jajaran Kemenhaj. Namun, Saidi memberikan catatan agar peningkatan kuota ini dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan di lapangan.

“Dengan jumlah jemaah yang meningkat hampir separuh dari tahun lalu, pelayanan harus semakin optimal. Kita minta seluruh petugas menjaga dedikasi dan tanggung jawab. Koordinasi lintas sektor adalah kunci agar jemaah kita bisa beribadah dengan khusyuk dan aman,” pungkas Bupati Saidi.