NASIONAL

Mendagri Minta Pemda Kendalikan Inflasi: Berdampak Langsung ke Daya Beli Warga

Jakarta, MediaKalsel – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara tegas mengingatkan pemerintah daerah (pemda) untuk tidak lengah dan segera mengambil tindakan konkret mengendalikan inflasi tinggi di wilayah masing-masing.

Mendagri menekankan bahwa laju inflasi yang tidak terkendali akan berdampak langsung dan signifikan terhadap daya beli masyarakat.

“Tolong kepala daerah yang inflasinya masih tinggi untuk duduk bersama dengan BPS, Bulog, dan asosiasi pengusaha. Cari penyebabnya,” ujar Tito melalui keterangan resmi, dikutip Jumat (26/9/2025).

Inflasi Tinggi Ancam Harga Kebutuhan Pokok

Tito Karnavian menjelaskan bahwa inflasi yang dibiarkan tinggi akan menyebabkan harga kebutuhan pokok melambung dan sulit dijangkau konsumen.

Kenaikan harga di daerah, lanjutnya, bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem, kenaikan tarif angkutan, hingga praktik penimbunan pangan oleh oknum tertentu.

Ia meminta pemda untuk segera mengidentifikasi akar masalah, apakah karena suplai pangan yang kurang, kenaikan tarif angkutan, atau gangguan distribusi.

Meskipun inflasi nasional tahunan saat ini berada di kisaran 2,3 persen—masih dalam target pemerintah di level 2,5%±1%—Mendagri menegaskan bahwa inflasi tidak boleh terlalu rendah maupun terlalu tinggi.

Menurut Tito, inflasi yang terlalu rendah (di bawah 1 persen) dapat merugikan produsen seperti petani, nelayan, dan pelaku industri karena harga jual tidak menutup biaya produksi.

“Sebaliknya, inflasi yang terlalu tinggi justru menyulitkan konsumen karena harga barang pokok menjadi tidak terjangkau,” kata mantan Kapolri ini.

Ironisnya, di tengah capaian nasional yang terkendali, Tito mengungkapkan bahwa sejumlah daerah masih mencatat laju inflasi di atas 3,5%. Daerah-daerah tersebut antara lain Sulawesi Barat, Riau, Aceh, Papua Pegunungan, Sulawesi Utara, Papua Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Utara.

mediakalsel

Recent Posts

Stok Air Bendungan Riam Kanan Menyusut, Penanganan Karhutla Kalsel Terancam

​MediaKalsel, Banjar - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan makin mengkhawatirkan. Di…

6 hari ago

Pimpinan DPRD Banjar Sebut Pemanggilan Staf Terkait Perjadin Sebatas Klarifikasi

MediaKalsel, Martapura — Pimpinan DPRD Kabupaten Banjar memberikan penjelasan terkait pemanggilan sejumlah staf Sekretariat DPRD…

6 hari ago

Tampil di Istana, Paskibraka Nur Adlina Dihadiahi Umrah dari Bupati Banjar

MediaKalsel, Martapura – Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi Sekda H Yudi Andrea memberikan apresiasi…

1 minggu ago

Arahan Prabowo Langsung Dieksekusi, Kodam Tambun Bungai Percepat Penanganan Karhutla

MediaKalsel, Kalteng - Gerak cepat pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan…

1 minggu ago

FJB Gelar Lomba Kemerdekaan, Wartawan Banjar dan Banjarbaru Adu Strategi

MediaKalsel, Martapura — Forum Jurnalis Banjar (FJB) menggelar lomba kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun…

1 minggu ago

Ramai Pengunjung, Festival UMKM Pekauman Ulu Dorong UMKM Lokal Makin Berkembang

MediaKalsel, Martapura – Beragam produk kuliner lokal memenuhi kawasan Pasar Kuliner Desa Pekauman Ulu, Kecamatan…

1 minggu ago