Peluncuran Pemilihan Pambakal Serentak 2026 di Kabupaten Banjar sekaligus rapat koordinasi, Kamis (30/4/2026). Foto: Hendra
MediaKalsel, Banjar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar resmi memulai tahapan Pemilihan Pambakal (Kepala Desa) Serentak 2026. Peluncuran pesta demokrasi tingkat desa ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, di Hotel Roditha Banjarbaru, Kamis (30/4/2026).
Pemilihan Pambakal Serentak Gelombang II ini dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli 2026, mencakup 20 desa di 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Banjar.
Dalam sambutannya, Habib Idrus menekankan pentingnya sinergi antara unsur Forkopimda untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan tertib. Ia berharap proses ini melahirkan pemimpin desa yang berkualitas.
“Pemilihan pambakal adalah wujud nyata demokrasi di tingkat desa. Kita harapkan proses ini menghasilkan pemimpin yang berintegritas dan mampu membawa kemajuan bagi masyarakat,” ujar Habib Idrus.
Netralitas ASN dan Pengawasan Ketat
Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, Yudi Andrea, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana, menegaskan bahwa peluncuran ini sekaligus menjadi momentum sosialisasi masif kepada masyarakat. Ia juga memberikan peringatan keras terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
“ASN harus tetap netral dan mendukung kelancaran pilkades. Kami akan menyinkronkan koordinasi antar-stakeholder, terutama soal keamanan,” kata Yudi.
Ia menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan oleh panitia yang telah dibentuk. Jika ditemukan pelanggaran, maka akan ditindak sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Perubahan Regulasi: Calon Tunggal Diakomodasi
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, M. Hafidz Anshari, memaparkan adanya penyesuaian mekanisme pemilihan. Hal ini menyusul terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026 sebagai turunan UU Nomor 23 Tahun 2024.
Terdapat dua poin krusial dalam aturan baru ini. “Beberapa perubahan di antaranya adalah kini calon tunggal sudah dapat diakomodir. Selain itu, perangkat desa atau anggota BPD yang mencalonkan diri sebagai pambakal wajib mengundurkan diri dari jabatannya,” jelas Hafidz.
Tahapan Pendaftaran
Hafiz mengungkapkan bahwa proses daftar pemilih dengan melibatkan RT setempat. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam pendataan pemilih.
“Tahap pendaftaran calon pambakal dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 24 Mei 2026. Sebelum itu, akan digelar rapat koordinasi lanjutan bersama seluruh unsur panitia guna memastikan mekanisme pendaftaran berjalan optimal tanpa kendala,” pungkasnya.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Polres Banjar dan Banjarbaru, Kodim 1006 Banjar, Kejaksaan Negeri Banjar, jajaran kepala SKPD, serta para camat se-Kabupaten Banjar.
MediaKalsel, Banjarmasin — Tim SAR Gabungan mengintensifkan pencarian 129 korban hilang kecelakaan KM Virgo Transport…
MediaKalsel, Banjarmasin - Nahkoda atau kapten kapal, Arief Yunianto, selamat dari insiden tenggelamnya KM Virgo…
MediaKalsel, Banjar — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar satu hektare area perkebunan karet…
MediaKalsel, Banjarmasin — Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan pencarian dan pertolongan korban kecelakaan KMP Virgo…
MediaKalsel, Martapura — Realisasi keuangan dan fisik APBD Kabupaten Banjar periode Agustus 2026 tercatat masih…
MediaKalsel, Martapura — Pemerintah Kabupaten Banjar memperkuat perlindungan dan dukungan operasional bagi para relawan kebakaran…