DAERAH

Petani di HSU Kecewa Munculnya Bangunan Halangi Proyek: Berharap Jalan Tani Diselesaikan

HSU, MediaKalsel – Proyek rehabilitasi Jalan Usaha Tani senilai Rp876 juta di Desa Palimbangan Gusti, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, terancam gagal setelah pengerjaannya terhenti.

Penghentian proyek akibat adanya bangunan baru yang diduga didirikan oleh oknum tertentu tepat di tengah badan jalan yang sedang direhabilitasi.

Para petani setempat menyayangkan terhentinya proyek yang krusial bagi aktivitas pertanian mereka tersebut.

Jalan Sudah Puluhan Tahun, Muncul Bangunan Setelah Proyek Rehabilitasi

Di titik lainnya juga ada bangunan yang akan dibangun tepat di tengah jalan tani yang akan direhabilitasi. Foto: Hendra

Proyek peningkatan jalan pertanian ini merupakan bagian dari Program Swasembada Pangan 2025 yang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten HSU melalui Dinas PUPR Bidang Sumber Daya Air.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (3/12/2025), pengerjaan rehabilitasi jalan sudah tidak dilanjutkan. Aktivitas terhenti persis di depan sebuah bangunan yang baru didirikan. Bahkan ada dua titik bangunan baru yang menghalangi jalan.

Salah seorang petani senior, H. Abdul Karim (70), mengungkapkan bahwa jalan tani tersebut telah ada sejak tahun 2005 dan tidak pernah bermasalah. Masalah baru muncul setelah program rehabilitasi jalan ini dimulai.

“Saya tidak mengerti juga untuk apa bangunan tersebut, tiba-tiba saja ada bangunan menghalangi saat proyek mulai berjalan,” ujar Karim.

Harapan Petani untuk Akses Mudah ke Sawah

Dari panjang 400 meter lebih rencana peningkatan jalan tani, sudah sekitar 300 meter siring jalan sudah selesai.

Abdul Karim menjelaskan, rehabilitasi jalan tani sangat penting karena selama ini jalan setapak tersebut sering terendam air saat musim hujan. Kondisi ini memaksa para petani menggunakan perahu untuk mencapai sawah mereka.

“Kami sangat berharap jalan ini dapat diteruskan dan diselesaikan 100 persen, karena akan sangat membantu kami para petani,” harapnya.

Karim menambahkan, jika peningkatan jalan tani itu dapat diselesaikan para petani akan sangat dimudahkan akses ke sawah karena akan dapat dilalui sepeda motor untuk mengangkut hasil panen.

Kekecewaan serupa disampaikan oleh petani muda, Bahrudin Nor (25), yang saking mendukungnya proyek tersebut, ia turut membantu dalam pengerjaannya.

“Sangat kecewa pembangunan jalan tani ini terhenti secara tiba-tiba di tengah jalan. Sudah satu pekan lebih ini terhenti,” ungkap Bahrudin.

Hendra

Recent Posts

Hari Ke-5 Pencarian Korban KM Virgo Transport 8: Tim SAR Perluas Penyisiran Laut dan Udara

MediaKalsel, Banjarmasin — Tim SAR Gabungan mengintensifkan pencarian 129 korban hilang kecelakaan KM Virgo Transport…

2 hari ago

Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat, Wamenhub: Sedang Diperiksa

MediaKalsel, Banjarmasin - Nahkoda atau kapten kapal, Arief Yunianto, selamat dari insiden tenggelamnya KM Virgo…

4 hari ago

Satu Hektare Lahan Karet di Karang Intan Terbakar, Relawan Duga Ada Unsur Kesengajaan

MediaKalsel, Banjar — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar satu hektare area perkebunan karet…

4 hari ago

Day-3 Operasi SAR KMP Virgo Transport 8: 114 dari 243 Orang Dievakuasi, Berikut Nama-Namanya

MediaKalsel, Banjarmasin — Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan pencarian dan pertolongan korban kecelakaan KMP Virgo…

4 hari ago

Realisasi APBD Banjar Agustus 60,79 Persen, Sekda Minta Percepatan Pembangunan

MediaKalsel, Martapura — Realisasi keuangan dan fisik APBD Kabupaten Banjar periode Agustus 2026 tercatat masih…

4 hari ago

Bantu Penanganan Karhutla, Bupati Banjar Serahkan 350 Jaket Pelindung dan BBM Rp50 Juta untuk BPK

MediaKalsel, Martapura — Pemerintah Kabupaten Banjar memperkuat perlindungan dan dukungan operasional bagi para relawan kebakaran…

5 hari ago