BANJARBARU, Mediakalsel — Aparat gabungan menyiapkan pengamanan ketat pada malam pergantian Tahun Baru 2026 di wilayah Kalimantan Selatan. Sedikitnya seribu personel dari Polri, TNI, serta unsur instansi terkait akan diterjunkan ke sejumlah titik pengamanan.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha mengatakan, kesiapsiagaan personel tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama perayaan tahun baru.“Pengamanan malam tahun baru melibatkan lebih dari 1.000 personel yang akan disebar di lapangan,” ujarnya usai kegiatan rilis akhir tahun 2025, Selasa (30/12/2025).

Pengamanan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang digelar Polda Kalsel guna mengawal rangkaian perayaan Natal hingga libur akhir tahun.Selain pengamanan, pihak kepolisian juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menyalakan kembang api saat menyambut Tahun Baru 2026.

Hal tersebut sesuai dengan arahan pimpinan Polri sekaligus sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di sejumlah daerah yang masih dilanda bencana.“Kami mengajak masyarakat untuk menahan diri dan tidak menyalakan kembang api.

Ini sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang masih terdampak bencana,” ucapnya.

Ia berharap pergantian tahun dapat dimaknai dengan doa dan kepedulian sosial, agar masyarakat yang terdampak musibah dapat segera bangkit dan pulih.

Kapolda juga mengingatkan warga yang akan melakukan perjalanan selama libur akhir tahun agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan.“Keselamatan tetap menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati selama beraktivitas dan bepergian di masa liburan,” tutupnya.