Psikologi Populer: Kenali The Four Tendencies, 4 Tipe Manusia Merespons Ekspektasi
MediaKalsel – Dalam upaya mencapai resolusi pribadi, menjalankan kebiasaan baru, atau sekadar memenuhi tenggat waktu kerja, kita semua menghadapi dua jenis ekspektasi: dari luar (eksternal) dan dari diri sendiri (internal). Namun, mengapa ada orang yang mudah disiplin, sementara yang lain terus-menerus menunda janji pada diri sendiri?
Gretchen Rubin, seorang penulis dan pakar kebahagiaan, mempopulerkan kerangka psikologis yang dikenal sebagai “The Four Tendencies” (Empat Kecenderungan). Kerangka ini membagi manusia menjadi empat tipe berdasarkan cara mereka merespons ekspektasi: Upholder, Obliger, Questioner, dan Rebel.
Memahami tipe kecenderungan Anda dapat menjadi kunci untuk membuka motivasi sejati dan membangun strategi keberhasilan yang efektif.
- Upholder: Penjunjung Disiplin
Tipe ini adalah yang paling mudah memenuhi kedua jenis ekspektasi. Seorang Upholder akan memenuhi tenggat waktu dari atasan (Eksternal) dan juga bangun jam 5 pagi untuk berolahraga sesuai target pribadi mereka (Internal).
Pemicu Motivasi: Kepatuhan, kedisiplinan, dan daftar periksa (checklist) yang terstruktur.
Tantangan: Cenderung kaku dan bisa frustrasi jika rencana mendadak berubah atau jika mereka harus melanggar aturan yang telah mereka buat.
- Obliger: Sang Pengabdi yang Butuh “Saksi”
Obliger adalah tipe yang paling umum. Mereka unggul dalam memenuhi janji dan tuntutan orang lain (Eksternal). Mereka adalah rekan kerja yang bertanggung jawab dan teman yang suportif. Namun, mereka kesulitan memenuhi ekspektasi yang mereka tetapkan untuk diri sendiri (Internal).
Pemicu Motivasi: Akuntabilitas Eksternal. Mereka membutuhkan pelatih, mentor, pasangan, atau kelompok untuk dijadikan pertanggungjawaban agar tujuan pribadinya dapat terpenuhi.
Tantangan: Berisiko tinggi mengalami burnout atau menjadi people-pleaser karena selalu mendahulukan orang lain.
- Questioner: Sang Penyelidik Logika
Seorang Questioner akan mempertanyakan semua ekspektasi, baik dari luar maupun dari dalam. Mereka hanya akan melakukan sesuatu jika mereka memahami dan menyetujui logikanya serta menganggapnya efisien. Bagi mereka, semua ekspektasi harus diubah menjadi ekspektasi internal yang beralasan.
Pemicu Motivasi: Logika, alasan yang kuat, dan data. Mereka ingin tahu “Mengapa ini adalah cara terbaik untuk melakukannya?”
Tantangan: Terlalu banyak waktu dihabiskan untuk meneliti dan mempertanyakan, yang dapat menunda dimulainya sebuah proyek.
- Rebel: Pecinta Kebebasan
Tipe Rebel menolak hampir semua bentuk ekspektasi—baik yang dipaksakan dari luar maupun yang dibuat oleh diri sendiri. Mereka didorong oleh semangat kebebasan, pilihan, dan keinginan untuk melakukan sesuatu ketika mereka mau dan dengan cara mereka sendiri.
Pemicu Motivasi: Pilihan, kebebasan, dan framing tugas sebagai cara untuk memperkuat identitas diri (“Saya akan melakukan ini untuk membuktikan bahwa tidak ada yang bisa mengontrol saya”).
Tantangan: Sulit untuk membentuk atau mempertahankan kebiasaan rutin karena penolakan terhadap struktur, bahkan jika kebiasaan itu bermanfaat bagi mereka.
Mengapa Memahami Ini Penting?
Rubin menyarankan bahwa kunci keberhasilan terletak pada penggunaan strategi yang selaras dengan kecenderungan alami Anda.
Jika Anda seorang Obliger, jangan mencoba mencapai tujuan sendiri; carilah partner akuntabilitas.
Jika Anda seorang Questioner, habiskan waktu untuk meneliti mengapa kebiasaan itu penting sebelum Anda memulainya.
Jika Anda seorang Rebel, jangan membuat jadwal atau to-do list; fokuslah pada hal-hal yang Anda nikmati dan framing tugas sebagai perwujudan identitas diri Anda.
Dengan mengenali tipe kecenderungan Anda, Anda dapat berhenti berjuang melawan sifat alami Anda dan mulai merancang kehidupan serta strategi yang lebih harmonis dengan diri sendiri.

Tinggalkan Balasan