Martapura, MediaKalsel Setelah lama vakum, gairah kompetisi para pemancing kembali membara dengan digelarnya Lomba Memancing Al Fathin Cup 2. Ratusan angler dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan tumpah ruah di Kolam Pemancingan Al Fathin, Cindai Alus, Martapura, Kabupaten Banjar, pada Minggu (16/11/2025).

Sejak pagi, suasana kolam sudah dipenuhi semangat kompetisi. Total 114 peserta tampak antusias menempati posisi masing-masing.

Dengan gerakan sigap, mereka melemparkan umpan andalan—racikan roti fermentasi yang telah dicampur dengan berbagai jenis essen beraroma.

Aroma khas essen dan umpan ini seolah menjadi “senjata rahasia” yang siap memikat ikan.

​Tiga Kategori Utama dan Ajang Silaturahmi

Lomba kali ini mempertandingkan tiga kategori: Ikan Patin terbesar, ikan patin tercepat, dan Non-Ikan Patin. Pemenang ditentukan berdasarkan ikan yang memiliki bobot terberat dan tangkapan tercepat.

​Menurut Panitia Al Fathin Cup 2, Abdul Aziz, tujuan utama acara ini bukan sekadar mencari juara, melainkan untuk mempererat tali silaturahmi di antara komunitas angler se-Kalimantan Selatan.

​“Kami berhasil mengumpulkan total 114 peserta se-Kalsel. Ajang ini adalah momen kebersamaan dan adu strategi umpan terbaik,” ujar Aziz.

​Strategi Umpan dan Pentingnya Peralatan Memadai

Kompetisi memancing selalu identik dengan perang strategi umpan. Salah satu peserta, Dian Purnama Arifin mengaku sudah mempersiapkan diri secara matang selama tiga bulan berturut-turut.

“Persiapannya tentu harus joran yang bagus dan umpan yang memadai. Kalau sudah lomba, semua peserta pasti menurunkan umpan terbaiknya. Di sini, faktor keberuntungan juga pasti ada,” ungkap Dian sambil meracik umpan andalannya.

​Dian memilih umpan dari roti fermentasi yang diolah dengan campuran essen khusus. Ia menegaskan bahwa biaya umpan tidak terlalu mahal. Namun, satu hal yang krusial adalah peralatan memancing yang mumpuni.

​“Di kolam ini ikannya besar-besar, bobotnya bisa sampai 12 kilogram. Jadi, yang harus memadai itu reel dan jorannya. Bukan soal mahal atau tidak, tapi harus sesuai kapasitas agar saat menarik ikan tidak lepas,” jelasnya.

​Meski demikian, ketika ditanya soal target, Dian mewakili semua peserta dengan jawaban optimis, “Tentu, semua yang ikut pasti targetnya mendapatkan juara!”

​Semarak lomba memancing Al Fathin Cup 2 tidak hanya menjadi ajang adu skill dan umpan, tetapi juga perayaan antusiasme komunitas yang didorong semangat persaudaraan dan harapan mendapatkan tangkapan terbaik.