Presiden Mahasiswa BEM ULM, Adi Jayadi. Foto: istimewa
Banjarmasin, MediaKalsel – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (BEM ULM) menyatakan sikap tegas akan mengawal kasus dugaan pembunuhan terhadap mahasiswi bernama Zahra yang melibatkan oknum polisi.
Presiden Mahasiswa BEM ULM, Adi Jayadi, menegaskan kasus ini bukan sekadar kriminal biasa, melainkan ancaman serius terhadap nilai kemanusiaan dan keamanan lingkungan pendidikan. Ia memastikan pihaknya tidak akan membiarkan kasus ini menguap tanpa kepastian hukum.
“BEM ULM akan mengawal tuntas, mulai dari advokasi hukum, penggalangan opini media, hingga edukasi publik. Kami pastikan prosesnya tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Adi, Selasa (25/12/2025).
Adi juga menepis anggapan bahwa pengawalan kasus ini dapat mencoreng citra institusi tertentu. Menurutnya, fokus utama mahasiswa adalah memutus budaya kekerasan yang kerap dibiarkan tanpa efek jera. Oleh karena itu, BEM ULM menuntut hukuman setimpal bagi pelaku.
“Per hari ini, kami menyerukan seluruh mahasiswa untuk satu barisan. Kasus kekerasan tidak boleh dianggap hal biasa dan keadilan bagi korban harus ditegakkan,” pungkasnya.
MediaKalsel, Banjarmasin — Tim SAR Gabungan mengintensifkan pencarian 129 korban hilang kecelakaan KM Virgo Transport…
MediaKalsel, Banjarmasin - Nahkoda atau kapten kapal, Arief Yunianto, selamat dari insiden tenggelamnya KM Virgo…
MediaKalsel, Banjar — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar satu hektare area perkebunan karet…
MediaKalsel, Banjarmasin — Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan pencarian dan pertolongan korban kecelakaan KMP Virgo…
MediaKalsel, Martapura — Realisasi keuangan dan fisik APBD Kabupaten Banjar periode Agustus 2026 tercatat masih…
MediaKalsel, Martapura — Pemerintah Kabupaten Banjar memperkuat perlindungan dan dukungan operasional bagi para relawan kebakaran…