MediaKalsel, Banjarbaru – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan aksi kurang terpuji dari seorang oknum anggota Polri di Kalimantan Selatan (Kalsel). Sebuah video singkat memperlihatkan seorang polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) mengemudi sambil merokok tanpa mengenakan sabuk pengaman (seat belt).

Aksi yang dianggap tidak mencontohkan perilaku tertib berlalu lintas ini memicu kecaman pedas dari warganet setelah diunggah oleh akun Instagram @ikhlasulk pada Senin (4/5/2026).

Kronologi

Dalam video berdurasi enam detik tersebut, tampak polisi yang mengendarai mobil berpelat nomor DA 1079 NG tengah melintas di Jalan A. Yani. Meski kaca mobil terbuka lebar, sang polisi tampak merokok tanpa memakai sabuk pengaman.

Ironisnya, saat ditegur oleh pengendara lain, oknum tersebut justru menunjukkan sikap defensif. Pengunggah video menyebutkan bahwa polisi tersebut malah menuduhnya merasa iri.

“Gak pake sabuk, ini polisi udah AKBP, ngerokok, ditegur, ngeyel, malah ngatain saya cemburu/iri. Like hell,” tulis keterangan dalam video viral tersebut.

Bukannya menerima masukan, polisi itu malah balik merekam pengendara yang menegurnya menggunakan ponsel.

Panen Hujatan Netizen

Hujatan netizen membanjiri sejumlah akun medsos yang merepost video tersebut. Termasuk pada akun medsos resmi @humas_poldakalsel_official juga panen komentar netizen.

“Kalau orang ngerokok + gak pake seatbelt harusnya kena tilang kan ya? Kalau si AKBP tersebut kena sanksi serupa gak ya?” tulis akun @iky_wahyudi.

AKBP Saharudin Klarifikasi dan Meminta Maaf

Setelah ditelusuri lebih lanjut, sosok dalam video tersebut teridentifikasi sebagai AKBP Saharudin, seorang anggota yang berdinas di Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan.

Menyadari aksinya menjadi bulan-bulanan netizen, AKBP Saharudin akhirnya merilis video klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka. Ia berdalih tindakan lalainya tersebut dipicu oleh kondisi fisik yang tidak prima.

“Saya memohon maaf kepada masyarakat luas. Saya mengakui kesalahan saya karena telah merokok sambil berkendara tanpa mengenakan sabuk pengaman juga,” ungkap AKBP Saharudin.

Ia menambahkan bahwa saat kejadian, dirinya tengah dalam kondisi lelah setelah menjalankan tugas. Namun ia akui kondisi tersebut bukanlah sebuah alasan melanggar lalu lintas.

Polda Kalsel Juga Minta Maaf dan seret oknum ke Bid Propam

Respons cepat diambil oleh pihak Polda Kalsel guna meredam kekecewaan publik. Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas perilaku anggotanya yang mencoreng citra kepolisian.

Adam menegaskan bahwa AKBP Saharudin kini tengah menjalani proses pemeriksaan oleh Paminal Propam Polda Kalsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Anggota tersebut telah diperiksa oleh Paminal Propam Polda Kalsel untuk diproses lebih lanjut. Ini menjadi pelajaran bagi kami ke depannya, semoga tidak ada lagi anggota yang melakukan pelanggaran,” tegas Adam Erwindi.