Diresmikan Wabup Banjar, Warga Telaga Bauntung Kini Punya Jembatan Beton dan Pasar Baru
MediaKalsel, Banjar – Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al-Habsyi, meresmikan Jembatan Kunti di Desa Telaga Baru dan Pasar Arba di Desa Lok Tanah, Kecamatan Telaga Bauntung, Rabu (10/6/2026) pagi.
Peresmian ganda ini menjadi simbol nyata upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar dalam mengikis kesenjangan dan mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok perdesaan.
Hadirnya Jembatan Kunti disambut haru oleh warga setempat. Sebelum menjadi jembatan beton permanen dengan lebar 2,5 hingga 3 meter seperti sekarang, warga hanya mengandalkan rakit bambu darurat untuk menyeberang sungai.
Meskipun pada tahun 2023 sempat dibangun jembatan kayu ulin mini berukuran satu meter, kapasitasnya sangat terbatas. Kini, jembatan beton baru tersebut siap menjadi urat nadi transportasi yang kokoh.
“Dengan adanya jembatan ini, mudah-mudahan akses perekonomian masyarakat menjadi lebih lancar. Warga yang berdagang maupun menjalankan usaha tidak lagi mengalami kendala penyeberangan,” ujar Habib Idrus.
Infrastruktur ini diproyeksikan mampu memperlancar mobilitas warga serta mempercepat distribusi hasil bumi, terutama komoditas karet dan padi yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat di dua desa tersebut.

Selain jembatan, Wabup Banjar juga meresmikan Pasar Arba di Desa Lok Tanah. Pasar ini dirancang sebagai pusat perdagangan strategis bagi seluruh masyarakat di Kecamatan Telaga Bauntung.
“Semoga Pasar Arba dapat meningkatkan perekonomian dan ramai dimanfaatkan oleh para pedagang maupun pembeli. Jangan sampai pasar ini kosong, tetapi harus terus berkembang,” harapnya.
Habib Idrus menegaskan, komitmen pembangunan Pemkab Banjar tidak boleh jomplang. “Pembangunan jangan hanya terpusat di kota. Desa juga harus mendapat perhatian agar tercipta pemerataan dan tidak menimbulkan kesenjangan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Telaga Bauntung, Haris Utomo, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemkab. Pasalnya, wilayah Telaga Bauntung berada cukup jauh, yakni sekitar 90 kilometer dari pusat ibu kota kabupaten.
Menurut Haris, pembangunan infrastruktur seperti jalan desa saat ini memang sedang digenjot secara bertahap di empat desa di wilayahnya.
Untuk memastikan keberlanjutan roda ekonomi, pengelolaan Pasar Arba nantinya akan diserahkan penuh kepada pemerintah desa setempat.
Agenda peresmian ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Ahmad Syarwani, Kepala DKUMPP Akhmad Bayhaqie, Plt Kepala DKISP Faisal, Kabid Bina Marga DPUPRP Banjar Jimmy, serta para pambakal (kepala desa) dan tokoh masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan