KESEHATAN

Haiwah Berjuang Lawan Penyakit Hidrosefalus dan Meningitis di Martapura

Martapura, MediaKalsel – Haiwah, anak kecil dari Martapura, Kabupaten Banjar kini berjuang melawan penyakit Hidrosefalus dan Meningitis yang bermula dari bisul tumbuh di hidungnya, Selasa (10/2/2026).

‎Usai bisul pecah, kondisi Haiwah memburuk. Lalu dirinya kehilangan kesadaran, tubuhnya lemas, tidak bisa bergerak, dan tanpa mampu berbicara.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Haiwah menderita meningitis, yakni peradangan serius pada selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang, kemudian memicu hidrosefalus atau penumpukan cairan di otak. Kondisi tersebut membuat Haiwah harus menjalani operasi dan perawatan intensif yang panjang.

Sejak Desember 2025 hingga Februari 2026, Haiwah tercatat sudah empat kali dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat akibat kondisi kritis, terutama sesak napas. Saat ini, Haiwah kembali dirawat dan telah memasuki hari ke-11 perawatan di Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru.

Kondisi Haiwah sampai ke Warhamni, Tokoh Masyarakat Kabupaten Banjar. Ia mengaku langsung tergerak hatinya setelah menerima informasi melalui pesan WhatsApp.

“Ulun menerima kabar ini di WA dan langsung terpanggil hati nurani melihat kondisi anak ini serta kehidupan orang tuanya. Tanpa banyak berpikir, ulun langsung berupaya mengambil beberapa langkah,” ujar Warhamni.

Langkah pertama yang dilakukan Warhamni adalah menghubungi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, termasuk Sekretaris Daerah serta kepala-kepala dinas terkait. Selain itu, ia juga menyampaikan kondisi Haiwah kepada beberapa pengusaha yang memiliki kepedulian sosial.

“Kita berharap semua komponen, khususnya Pemerintah Kabupaten Banjar dan para dermawan, bisa bersama-sama membantu meringankan beban penderitaan anak ini. Ini bukan hanya soal pengobatan, tapi soal menjaga masa depan dan kemampuan anak-anak kita,” lanjutnya.

Warhamni juga menjelaskan kondisi ekonomi keluarga Haiwah yang sangat terbatas. Kedua orang tua Haiwah, Muhdani dan Helda, merupakan warga tidak mampu yang sehari-hari berjualan buah di Jalan Veteran, tepatnya di seberang Rumah Sakit Raza Martapura.

“Orang tuanya ini hanya berjualan buah di pinggir jalan. Sejak anaknya sakit dan tidak bisa ditinggal, mereka tidak bisa lagi bekerja. Semua tabungan yang dikumpulkan bertahun-tahun sudah habis, bahkan perhiasan ibunya juga sudah terjual,” ungkap Warhamni.

Untuk menunjang perawatan Haiwah di rumah, keluarga harus membeli tabung oksigen dengan biaya mencapai Rp2,5 juta. Selain itu, sejumlah obat dan vitamin tidak seluruhnya ditanggung BPJS. Bahkan ada obat dengan harga Rp300 ribu per butir yang seharusnya dikonsumsi setiap hari, namun hanya mampu dibeli satu kali.

Tak hanya itu, Haiwah juga membutuhkan susu khusus dengan harga ratusan ribu rupiah per kaleng serta terapi rutin ke rumah sakit, yang tentu membutuhkan biaya besar dan berkelanjutan.

Warhamni menyampaikan kabar baik bahwa Pemerintah Kabupaten Banjar telah merespons kondisi tersebut. Meski orang tua Haiwah tercatat memiliki KTP Pelaihari, namun diketahui telah lama tinggal di wilayah Kabupaten Banjar.

“Alhamdulillah, Pemkab Banjar sudah merespons dan membantu. Administrasi kependudukan juga sudah ditangani agar bantuan bisa diberikan secara maksimal,” ujarnya.

‎Atas nama orang tua dan keluarga Haiwah, Warhamni menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Banjar, para dermawan, dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian serta bantuan.

‎“Kami mewakili orang tua dan keluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Banjar, para dermawan, dan semua pihak yang telah membantu. Semoga kepedulian ini menjadi jalan meringankan beban penderitaan dan memberi harapan bagi kelanjutan pengobatan Haiwah,” tutupnya.

Haris Pranata

Seorang pria yang memiliki mimpi menjadi penulis.

Share
Published by
Haris Pranata

Recent Posts

Polres Banjar Akan Awasi Ketertiban Parkir di Taman CBS Martapura

Martapura, MediaKalsel - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Banjar melalui Satuan Lalu Lintas akan mengawasi ketertiban…

13 jam ago

Meski Tak Menambang di Wilayah Banjar, PT AGM Tetap Ringankan Beban Warga Pasca-Banjir

Martapura, MediaKalsel - Meski tidak aktif menambang di wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, PT Antang…

18 jam ago

Pemkab Banjar Resmikan UPTD Puskesmas Martapura Barat

Martapura, MediaKalsel - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar meresmikan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Martapura…

2 hari ago

Festival Bacatuk Dauh 2026 Kembali Digelar

Martapura, MediaKalsel - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kembali…

2 hari ago

Jelang Ramadan, Tim Gabungan Sidak Stok Pangan di Pasar Martapura

Martapura, MediaKalsel – Tim gabungan Saber Perlindungan Pangan dan Satgas Saber menyidak harga serta ketersediaan…

5 hari ago

Aeris Hotel Banjarbaru Gelar Wedding Fair, Unjuk Tampil Antar Vendor Jasa Pernikahan

Banjarbaru, MediaKalsel - Aeris Hotel Banjarbaru menyelenggarakan Wedding Fair, unjuk tampil antar vendor jasa pernikahan…

6 hari ago