MediaKalsel, Martapura – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar belum menerima keluhan adanya Ikan Sapu Sapu yang sempat marak menginvasi perairan umum.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPP Banjar, Bandi Chairullah mengatakan, saat ini mereka telah diminta data terkait populasi ikan hias tersebut.

“Kalau di perairan umum mungkin ada saja satu atau dua di pinggirannya. Tapi sampai sekarang belum ada keluhan yang kami terima. Biasanya juga ada beberapa di keramba atau kolam cuman jarang sekali,” kata Bandi, Selasa (12/5/2026).

Bandi melanjutkan, kehadiran Ikan Sapu Sapu tersebut merupakan bentuk peringatan karena fungsi dari ikan hias itu membersihkan kotoran di akuarium.

“Kalau banyak sekali ada ikan Sapu Sapu di tempat tertentu artinya di sana tercemar. Ikan Sapu Sapu itu cepat sekali reproduksinya. Walau bukan predator, kalau dibiarkan bakal mengganggu rantai makanan ikan lokal kita,” lanjutnya.

Sementara itu, warga Desa Pekauman, Ziyat Arkhan (20) mengatakan, setiap hari ada ikan Sapu Sapu yang muncul di dekat sungai.

“Sore pas kawan melunta, pasti ada ja seikung iwak itu (Ikan Sapu Sapu) tetangkap,” ujarnya.

Bahkan, ikan tersebut harus dibiarkan benar-benar kering agar bisa mati.

“Karena tekutan (takut) di sungai banyak iwak itu. Buhan ku lihatakan ae kering, kalau kena banyu (air) hidup lagi,” pungkasnya.