UTAMA

Fenomena Supermoon 5 November Berpotensi Banjir Rob di Pesisir Kalsel

Banjarmasin, MediaKalsel – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengeluarkan imbauan siaga penuh menyikapi fenomena Supermoon yang diperkirakan terjadi pada 5 November 2025.

Fenomena alam berupa bulan purnama dengan posisi bulan berada di titik terdekat terhadap Bumi ini, dapat berpotensi memicu banjir rob atau pasang tinggi air laut di sejumlah wilayah pesisir Kalsel.

“Surat edaran kesiapsiagaan telah dikirimkan ke BPBD kabupaten/kota yang terdampak,” ujar Plt Kepala BPBD Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, Selasa (4/11/2025).

Pasang Air Laut Diprediksi Hingga 2,9 Meter

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gusti Yanuar menjelaskan bahwa Supermoon dapat menyebabkan kenaikan permukaan air laut yang signifikan di beberapa wilayah utama.

Kondisi ini berpotensi besar menimbulkan genangan, khususnya di wilayah pesisir dan daerah rendah yang berdekatan dengan muara sungai.

“Dari pantauan BMKG, pasang air laut bisa mencapai sekitar 2,1 sampai 2,9 meter. Karena itu, kami mengambil langkah antisipasi dengan mengirimkan surat edaran kepada BPBD kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan di daerah masing-masing,” jelasnya.

Imbauan Kesiapsiagaan bagi Warga Pesisir di Lima daerah

Adanya Supermoon berpotensi berdampak banjir rob di beberapa wilayah, seperti Banjarmasin, Barito Kuala, Kotabaru, Tanah Bumbu, juga Kabupaten Banjar.

BPBD Kalsel mengimbau masyarakat di wilayah pesisir dan bantaran sungai, untuk mengambil langkah-langkah pencegahan. Langkah yang disarankan mencakup pengamanan barang-barang penting, serta menghindari aktivitas terlalu dekat dengan tepi laut atau muara sungai selama periode pasang tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada. Pastikan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD setempat, serta segera melapor ke aparat desa atau BPBD kabupaten/kota apabila terjadi kenaikan air yang signifikan,” imbaunya.

BPBD Kalsel menegaskan bahwa fenomena Supermoon adalah peristiwa alam biasa yang dapat diantisipasi dengan koordinasi yang baik.

“Ini bagian dari upaya kita memastikan masyarakat tetap aman dan siap menghadapi potensi bencana yang mungkin timbul,” tutup Gusti Yanuar.

Pihaknya berkomitmen untuk terus memantau kondisi cuaca dan pasang air laut secara real-time. Koordinasi intensif juga akan dilakukan bersama BPBD kabupaten/kota dan instansi teknis lainnya guna memastikan langkah mitigasi bencana berjalan efektif di seluruh wilayah Kalsel.

Hendra

Recent Posts

Arahan Prabowo Langsung Dieksekusi, Kodam Tambun Bungai Percepat Penanganan Karhutla

MediaKalsel, Kalteng - Gerak cepat pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan…

5 jam ago

Ramai Pengunjung, Festival UMKM Pekauman Ulu Dorong UMKM Lokal Makin Berkembang

MediaKalsel, Martapura – Beragam produk kuliner lokal memenuhi kawasan Pasar Kuliner Desa Pekauman Ulu, Kecamatan…

2 hari ago

Taman CBS Martapura Kembali Berdarah: Tiga Pelaku Ternyata Residivis, Polisi Ungkap Motifnya Soal Parkir

MediaKalsel, Martapura - Baru tiga pekan setelah peristiwa penusukan sesama tukang parkir di Taman CBS…

3 hari ago

Melihat Hasil Program Pertanian Kabupaten Banjar: Tiga Tahun Panen Padi Meroket

MediaKalsel, Martapura – Ketahanan pangan menjadi salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Di Kabupaten Banjar,…

5 hari ago

Polisi Sebut Kabut Asap Tebal Salah Satu Faktor Tabrakan Truk Angkutan Motor

MediaKalsel, Martapura - Truk mengangkut puluhan sepeda motor Honda bertabrakan dan terbalik di Jalan Gubernur…

5 hari ago

Tiga Alasan Pengacara PT AGM Kecewa Tuntutan Ringan Para Terdakwa Pemalsuan Surat Tanah

MediaKalsel, Kandangan — Kuasa hukum PT Antang Gunung Meratus (AGM), Ardian Pratomo, mengaku kecewa dengan…

6 hari ago