Aksi memungut sampah di jalur pendakian Gunung Kahung pada Maret 2026 lalu. Foto: istimewa
MediaKalsel, Martapura – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Gunung Kahung, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan tahun ini dikemas dengan cara berbeda. Sebanyak 200 pendaki tidak hanya mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih di puncak, tetapi juga akan membawa turun sampah yang ditemukan di sepanjang jalur pendakian.
Aksi bertajuk Gerakan Anti Sampah (GAS) Kahung itu akan digelar pada 15–18 Agustus 2026 di kawasan ekowisata Gunung Kahung, Desa Belangian, Kecamatan Aranio. Seluruh peserta diminta memungut sampah nonorganik selama perjalanan menuju puncak Gunung Kahung yang berada di ketinggian 1.456 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Ketua Pokdarwis Kahung Raya, Hendri Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut menjadi cara mengisi kemerdekaan sekaligus mengajak para pendaki lebih peduli terhadap kelestarian alam.
“Merdeka juga berarti memerdekakan alam dari pencemaran. Kami ingin momentum HUT RI mengingatkan bahwa setiap pendaki memiliki tanggung jawab menjaga gunung tetap bersih,” ujarnya.
Sampah Pendaki Masih Jadi Persoalan
Hendri yang akrab disapa Dayat mengatakan sampah plastik, botol minuman, hingga kemasan makanan masih sering ditemukan di jalur pendakian akibat ulah oknum pendaki.
Seluruh sampah yang terkumpul nantinya akan dibawa turun, dipilah, dan dikelola agar tidak kembali mencemari kawasan hutan.
Selain aksi bersih-bersih jalur, GAS Kahung juga dirangkai dengan kegiatan eco-camping, kompetisi konten digital, dan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di puncak. Seluruh rangkaian kegiatan mengusung kampanye Zero Waste Kahung untuk mewujudkan Gunung Kahung sebagai destinasi pendakian yang bebas sampah.
Peserta Difasilitasi Ojek Gratis
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Badan Geopark Meratus, Tahura Sultan Adam, Pemerintah Kabupaten Banjar, dan Pemerintah Desa Belangian.
Panitia juga menyiapkan perlengkapan kebersihan bagi seluruh peserta serta layanan ojek gratis sejauh sekitar tujuh kilometer saat perjalanan turun gunung. Fasilitas tersebut disediakan agar peserta lebih mudah membawa perlengkapan sekaligus sampah yang berhasil dikumpulkan.
Dayat berharap GAS Kahung tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi mampu membentuk budaya baru di kalangan pendaki.
“Kalau setiap pendaki membawa turun sampah yang ditemuinya, bukan hanya sampah miliknya sendiri, Gunung Kahung akan tetap lestari. Itulah budaya yang ingin kami bangun bersama,” katanya.
Pemdes Belangian Dukung Budaya Pendakian Bertanggung Jawab
Kepala Desa Belangian, Aunul Khoir, menyambut baik pelaksanaan GAS Kahung yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 RI. Menurutnya, kegiatan bertema “perang melawan sampah” itu bukan sekadar agenda pendakian, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan.
Ia menilai program tersebut sejalan dengan upaya menjaga kebersihan kawasan ekowisata Gunung Kahung sekaligus membangun budaya pendakian yang bertanggung jawab.
“Gunung Kahung merupakan aset wisata yang harus dijaga bersama. Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi para pendaki agar tidak meninggalkan sampah dan semakin peduli terhadap kelestarian alam,” ujarnya.
Aunul berharap GAS Kahung dapat menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak komunitas pencinta alam sehingga kebiasaan membawa turun sampah dari gunung menjadi budaya bagi setiap pendaki.
“Kami ingin siapa pun yang datang ke Gunung Kahung pulang membawa pengalaman, bukan meninggalkan sampah. Menjaga gunung adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.
Oleh: Haris Pranata AKU sedang membersihkan kamar ketika menemukan foto album usang berdebu. Di halaman…
MediaKalsel, Banjarbaru – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Martapura-Banjarbaru berencana menjalin kerja…
MediaKalsel, Banjarbaru – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Martapura-Banjarbaru menggelar Ujian Profesi…
MediaKalsel, Martapura – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Banjar terus berjalan.…
MediaKalsel, Banjar – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar mencatat sebanyak 118.528 warga…
MediaKalsel, Martapura – Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026…