NEWS

Kabupaten Banjar Akhirnya Terima Banpres Penanganan Karhutla Rp20 Miliar

Oleh Hendra — 24 Oktober 2026, 12:26

MediaKalsel, Martapura — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) akhirnya menerima Bantuan Presiden (Banpres) Rp20 miliar guna mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Banjar H Saidi Mansyur menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian khusus dan dukungan nyata dalam menanggulangi darurat karhutla di Kabupaten Banjar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan dan perhatian yang diberikan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banjar,” ujar Saidi Mansyur, Kamis (22/10/2026) malam.

Penebalan Personel dan Optimalisasi Operasi Lapangan

Menurut Saidi, suntikan dana tersebut sangat krusial dalam memperkuat langkah taktis pemerintah daerah, baik untuk mitigasi, pemadaman, maupun perlindungan masyarakat dari dampak buruk kabut asap.

Saat ini, operasi penanganan karhutla di Kabupaten Banjar melibatkan 260 personel gabungan. Kekuatan ini terdiri atas Tim Reaksi Cepat (TRC), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Buser 690, relawan lintas sektoral, serta jajaran TNI dan Polri.

“Dengan adanya Banpres ini, tentunya akan dilakukan penebalan personel agar dapat menjangkau titik-titik kejadian karhutla di seluruh wilayah Kabupaten Banjar secara lebih cepat dan efektif,” tegasnya.

Alokasi Anggaran secara Komprehensif

Sesuai ketentuan yang berlaku, dukungan anggaran dari Banpres tersebut akan dialokasikan secara transparan untuk menunjang berbagai kebutuhan operasional dan penanggulangan dampak bencana secara menyeluruh, yang meliputi:

  • Sarana dan Prasarana: Pengadaan alat pemadam kebakaran, kendaraan operasional, serta operasional posko penanganan karhutla.
  • Operasional Lapangan: Dukungan logistik bagi personel dan relawan di lapangan, termasuk penyediaan bahan bakar minyak (BBM).
  • Kesehatan dan Kedaruratan: Penyediaan obat-obatan, masker, oksigen medis, serta distribusi air bersih bagi warga terdampak asap.
  • Pemulihan Pasca-Bencana: Bantuan yang diarahkan untuk mendukung pemulihan usaha masyarakat yang terdampak bencana.

Imbauan Tegas untuk Masyarakat

Selain mengandalkan kekuatan di lapangan, Saidi Mansyur menekankan pentingnya kesadaran kolektif dari masyarakat. Ia mengimbau agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melapor kepada petugas jika menemukan titik api sekecil apa pun.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor jika menemukan titik api, agar kejadian ini tidak meluas dan terulang kembali,” pesannya.

Langkah cepat ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, di mana penanganan kondisi darurat dan bencana alam harus dilakukan secara sigap, terpadu, mencakup aspek logistik, perlengkapan, hingga dukungan pemulihan bagi masyarakat terdampak.