Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli. foto: Humas Polres Banjar
Martapura, MediaKalsel — Kasus viral dugaan pengeroyokan dua remaja di bawah umur oleh sekelompok orang, termasuk aparat kepolisian, Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli angkat suara.
Kapolres Banjar membantah dugaan pengeroyokan tersebut. Menurut AKBP Fadli, dua remaja berinisial R (16) dan Z (14), warga Desa Bincau Muara, Martapura, justru menabrak anggotanya saat sedang bertugas menindak laporan masyarakat.
“Itu anggota mendatangi orang mabuk berdasarkan laporan masyarakat. Tiba-tiba [kedua remaja] muncul dan sempat menabrak anggota dan tidak seimbang, [mereka] jatuh,” jelas AKBP Dr. Fadli saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (6/11/2025).
Perlu diketahui: Dua Anak Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Polisi, Orang Tua Lapor Polisi
Ia menambahkan, pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui fakta sebenarnya.
“Kami lidik kalau ada anggota yang salah, kami tetap tindak, tapi penyelidikan apa yang terjadi sebenarnya,” tegasnya.
AKBP Fadli memastikan proses penanganan kasus ini akan transparan.
“Ini masih diselidiki kebenarannya, kalau terbukti pasti diproses, tidak ada ditutupi,” kata AKBP Fadli.
Kalsel, MediaKalsel - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membekukan sementara Izin…
Kalsel, MediaKalsel - PT Sebuku Sajaka Coal (SSC), perusahaan tambang diduga serobot 717 Sertifikat Hak…
Martapura, MediaKalsel - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Banjar melalui Satuan Lalu Lintas akan mengawasi ketertiban…
Martapura, MediaKalsel - Haiwah, anak kecil dari Martapura, Kabupaten Banjar kini berjuang melawan penyakit Hidrosefalus…
Martapura, MediaKalsel - Meski tidak aktif menambang di wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, PT Antang…
Martapura, MediaKalsel - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar meresmikan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Martapura…