DAERAH

Karhutla di Kabupaten Banjar Capai 6.700 Hektare Lebih, Guyuran Hujan Tekan Titik Panas

Oleh Hendra — 1 November 2026, 21:35

MediaKalsel, Martapura – Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Banjar membawa angin segar dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berkat guyuran hujan merata, jumlah titik panas (hotspot) terpantau sangat minim dan belum ditemukan titik api baru hingga Sabtu (31/10/2026).

Kendati demikian, data rekapitulasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat total luasan lahan yang terdampak karhutla sepanjang periode kejadian mencapai 6.700,57 hektare. Kebakaran tersebut melanda 147 desa yang tersebar di 19 kecamatan.

Kecamatan Gambut Catat Luasan Terbakar Tertinggi

Berdasarkan data BPBD Banjar, Kecamatan Gambut menjadi wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar, yakni mencapai 1.906,72 hektare.

Posisi berikutnya disusul oleh Kecamatan Cintapuri Darussalam seluas 1.717,50 hektare, Martapura Barat 668,50 hektare, Beruntung Baru 563,50 hektare, serta Sungai Tabuk seluas 505,33 hektare.

BPBD Pastikan Kesiapsiagaan Posko Tetap Ketat

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi cuaca yang mulai mendukung proses pemadaman alami di lapangan.

“Alhamdulillah, hujan yang turun cukup deras dan merata membantu memadamkan titik api. Berdasarkan hasil pemantauan, jumlah titik panas di Kabupaten Banjar saat ini sangat minim dan belum ada kemunculan titik api baru,” ujar Wasis.

Meski situasi berangsur terkendali, Wasis menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengendurkan pengawasan. Posko penanganan karhutla tetap disiagakan penuh guna mengantisipasi potensi kemunculan api susulan di wilayah-wilayah yang sebelumnya terdampak.

“Posko tetap bersiaga penuh agar setiap laporan atau potensi kebakaran yang masuk dapat segera ditindaklanjuti secara cepat oleh petugas di lapangan,” pungkasnya.