NEWS

Rakor Bersama Menhut dan BNPB, Bupati Banjar Akan Tambah 150 Personel Pemadam Karhutla

Oleh Hendra — 23 September 2026, 20:29

MediaKalsel, Banjar — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menyiapkan tambahan 150 personel pemadam untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada hampir 100 desa di 20 kecamatan wilayah Kabupaten Banjar.

Langkah strategis ini disampaikan Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur, usai Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Posko Karhutla Sambang Lihum, Kecamatan Gambut, Rabu (23/9/2026).

“Rapat tadi menyamakan persepsi soal data penanganan. Kami memetakan titik-titik rawan agar fokus pemadaman terarah dan tidak tersebar,” ujar Saidi.

Tambahan kekuatan tersebut dibagi ke dalam 5 hingga 10 tim baru yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan relawan, dengan kekuatan masing-masing 15 orang. Dalam operasi ini, BNPB turut mengucurkan bantuan peralatan serta insentif harian bagi relawan lapangan.

Guna mengantisipasi dampak kabut asap, Pemkab Banjar menyiagakan skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk sektor pendidikan, serta menyalurkan masker dan vitamin melalui sektor kesehatan. Langkah ini disiapkan mengingat puncak musim kemarau diprakirakan bertahan hingga akhir Oktober.

“Kurang lebih 50 hari ke depan kita masih menghadapi kemarau. Ini harus disikapi bersama oleh masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh komponen,” imbaunya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengapresiasi pengendalian karhutla di Kalimantan Selatan yang dinilainya relatif lebih terkendali dibanding provinsi lain di Pulau Kalimantan. Meski demikian, ia menekankan agar seluruh tim tidak lengah.

“Hasil evaluasi menunjukkan pasukan darat tetap menjadi kekuatan utama dalam pemadaman. Sinergi di Kalsel sangat baik, namun penanganan harus terus diperkuat karena dampak asap masih dirasakan masyarakat,” tegas Raja Juli.