Siswi SMK Simpang Empat Banjar Tewas dalam Kamar Mandi, Motor dan HP Hilang
MediaKalsel, Martapura – Warga Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, digegerkan dengan penemuan seorang remaja putri berinisial RE (18) tewas dalam kamar mandi di kediamannya pada Minggu (19/4/2026) dini hari. Siswi SMKN 1 Simpang Empat tersebut diduga menjadi korban pembunuhan.
Kapolsek Simpang Empat, Iptu Dede Suprianto mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait dugaan pembunuhan tersebut sekitar pukul 03.40 WITA.
Kronologi Penemuan Jasad Korban
Korban ditemukan pertama kali oleh sepupunya, Jubainah (22). Sekitar pukul 02.30 WITA, saksi yang baru saja pulang dari Banjarbaru curiga melihat posisi pintu kamar mandi yang sedikit terbuka.
“Saat hendak menuju kamar, saksi melihat tangan dari balik pintu kamar mandi. Ia kemudian segera meminta bantuan ibunya untuk memeriksa kondisi korban,” ujar Iptu Dede Suprianto.
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi yang tidak wajar. Petugas menemukan benda asing berupa sikat cuci pakaian di mulut korban, memperkuat dugaan unsur kekerasan sebelum korban meninggal dunia.
Kehilangan Barang Berharga
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, RE terakhir kali terlihat pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, korban baru saja selesai bekerja paruh waktu di sebuah warung makan dan berpamitan untuk pergi, namun tidak menjelaskan tujuannya.
Selain kehilangan anggota keluarga, pihak keluarga melaporkan sejumlah barang milik korban yang turut raib dari lokasi kejadian, yakni:
Satu unit sepeda motor.
Satu unit telepon seluler (Smartphone).
Hilangnya barang-barang tersebut memunculkan dugaan motif kejadian berkaitan dengan aksi pencurian dengan kekerasan.
Penyelidikan Intensif Kepolisian
Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Rifandy Purnayangkara Putra menyatakan, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam dan telah memasang garis polisi di area rumah korban.
“Guna memastikan penyebab pasti kematian, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjalani proses autopsi atau pemeriksaan dalam,” jelas AKP Rifandy.
Saat ini, Satreskrim Polres Banjar bersama Polsek Simpang Empat terus mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi guna mengungkap identitas pelaku serta motif di balik kejadian tragis ini.

Tinggalkan Balasan