DAERAH

Temui Ditintelkam Polda Kalsel, Sukrowardi Suarakan Isu Karhutla dan Pelayanan Publik

Oleh Hendra — 5 Oktober 2026, 12:33

MediaKalsel, Banjarmasin – Ketua LSM Olah Tajuk Banjar sekaligus kader DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, Sukrowardi, mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain karhutla, ia juga meminta pemprov memprioritaskan pembenahan pelayanan publik mendasar seperti krisis air bersih dan kelancaran distribusi BBM.

Pernyataan tersebut disampaikan Sukrowardi saat menghadiri silaturahmi dan diskusi bersama Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Kalsel di Banjarmasin. Pertemuan ini digelar untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memelihara situasi keamanan dan ketertiban di Banua.

Terkait karhutla, Sukrowardi menekankan pentingnya strategi terpadu yang berfokus pada pencegahan dan kesiapsiagaan dini, ketimbang sekadar aksi penanggulangan saat api sudah membesar.

“Penanganan karhutla tidak bisa sporadis. Butuh koordinasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, aparat, masyarakat, hingga dunia usaha agar dampak lingkungan dan ekonomi bisa diminimalkan,” ujar Sukrowardi.

Di sisi pelayanan publik, ia menggarisbawahi dua isu krusial yang berdampak langsung pada kehidupan harian warga:

  • Layanan Air Bersih (PDAM): Pemprov Kalsel dan pihak terkait dituntut meningkatkan kualitas pelayanan, pemerataan distribusi, serta menuntaskan berbagai kendala teknis di lapangan.
  • Pasokan BBM: Pengawasan ketat dan koordinasi lintas instansi sangat mendesak dilakukan guna menjamin kelancaran distribusi BBM yang menjadi penopang utama mobilitas dan perekonomian warga.

Merespons forum diskusi tersebut, Sukrowardi mengapresiasi langkah Ditintelkam Polda Kalsel yang membuka ruang dialog bagi tokoh masyarakat dan aktivis. Ia menilai sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci utama menjaga kondusivitas wilayah sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan di Kalimantan Selatan.