MediaKalsel, Martapura – Lomba Busana Muslim Sasirangan dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Kabupaten Banjar berlangsung meriah di Aula Disbudporapar Kabupaten Banjar, Martapura, Minggu (9/8/2026) pagi.

Ajang yang digelar Bidang Rias dan Busana Dewan Kesenian Kabupaten Banjar di bawah naungan Disbudporapar ini sukses menyedot perhatian masyarakat meski baru pertama kali dilaksanakan.

Panitia Pelaksana, Lina Febriani, melaporkan sebanyak 52 peserta ambil bagian dalam perlombaan ini. Jumlah tersebut terbagi atas Kategori A (usia 6–12 tahun) sebanyak 30 peserta dan Kategori B (usia 13–20 tahun) sebanyak 22 peserta.

Di atas panggung catwalk, para peserta tampil memukau memperagakan busana Sasirangan dengan beragam motif dan desain kreatif layaknya model profesional.

“Alhamdulillah, peserta tak hanya berasal dari Kabupaten Banjar, tetapi juga dari Banjarbaru, Banjarmasin, hingga Balangan,” kata Lina yang juga Ketua Bidang Rias dan Busana Dewan Kesenian Banjar.

Berfoto bersama

Lina menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Banjar dan Disbudporapar. Mengingat tingginya antusiasme masyarakat, ia berharap ajang ini dapat menjadi agenda tahunan.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Banjar, Rahmat Saleh, mengapresiasi keberanian seluruh peserta yang tampil.

“Selamat kepada para pemenang. Bagi yang belum menang, kalian sudah hebat karena berani tampil. Ini menjadi modal dan motivasi untuk ajang selanjutnya,” ujar Rahmat.

Anggota DPRD Kabupaten Banjar ini menambahkan, lomba ini bertujuan melestarikan budaya Sasirangan sebagai ikon daerah sekaligus melahirkan model dan desainer busana muslim lokal. Ajang ini juga menjadi pembuka dari rangkaian agenda Dewan Kesenian hingga akhir tahun.

“Terdekat, pada 15 Agustus akan ada pementasan wayang kulit, disusul workshop bakuntau, lomba paduan suara, madihin, teater mamanda, hingga lomba lagu Banjar,” jelas Rahmat.

Dukungan senada disampaikan Kadisbudporapar Banjar, Irwan Jaya, melalui Kabid Kebudayaan, M. Syahid, yang mengapresiasi langkah Dewan Kesenian dalam merawat budaya busana sasirangan sebagai awal kerja sama yang baik.

“Saya diberikan amanah oleh pak Kadis untuk mengawal seluruh kegiatan Dewan Kesenian yang telah didukung Pemkab Banjar melalui dana hibah untuk menjalankan program seni dan budaya,” kata Syahid.

Apresiasi juga datang dari salah satu orang tua peserta, Agustina.
Warga Martapura ini mengaku sangat senang adanya lomba Busana Muslim Sasirangan ini.

“Yang pasti menurut saya ini sangat luar biasa ya, karena banyak talent-talent yang dating, tidak hanya dari Martapura saja tapi dari Banjarbaru, Banjarmasin, hingga Balangan,” ucapnya.

“Harapan ulun (saya) acara seperti ini setiap tahun diadakan, keren pokoknya ulun suka,” tutupnya.